Pendidikan kejuruan menekankan keterampilan praktik, termasuk pada program keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV) yang membutuhkan dukungan fasilitas laboratorium komputer. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan siswa terhadap fasilitas laboratorium komputer program DKV di SMK se-Kota Sintang dengan menggunakan model SERVQUAL. Model ini menilai kualitas layanan berdasarkan lima dimensi, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan angket yang disebarkan kepada 177 siswa dari SMK Negeri 1 Sintang dan SMK Muhammadiyah Sintang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa umumnya merasa puas, khususnya pada dimensi tangibles dan reliability, sementara assurance sesuai dengan harapan. Namun, responsiveness dan empathy menunjukkan gap negatif yang signifikan, menandakan layanan belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi. Uji-t (t_hitung 2,288 > t_tabel 1,708) mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan antara harapan dan kenyataan. Disimpulkan bahwa meskipun fasilitas laboratorium sudah memadai, peningkatan kualitas tetap diperlukan, terutama dalam ketanggapan layanan dan perhatian petugas. Peningkatan ini diharapkan dapat memperkuat peran laboratorium sebagai penunjang utama pembelajaran praktik di bidang DKV.
Copyrights © 2026