Studi ini menelaah strategi kepala sekolah dalam mengelola konflik sosial dan kedisiplinan siswa di SMA Negeri 3 Kota Sorong sebagai sekolah negeri dengan karakteristik multikultural. Konflik sosial siswa dipicu oleh perbedaan latar belakang, persepsi, dan pola komunikasi yang berpotensi mengganggu iklim sekolah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk konflik, aktor yang terlibat, mekanisme penyelesaian konflik, serta pendekatan kepemimpinan kepala sekolah. Ruang lingkup kajian dibatasi pada praktik manajemen konflik di tingkat pendidikan menengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru bimbingan dan konseling, wali kelas, serta siswa. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konflik dikelola melalui sistem penyelesaian bertingkat yang dipadukan dengan pendekatan personal dan kekeluargaan, sehingga berkontribusi terhadap terciptanya iklim sekolah yang aman, tertib, dan kondusif serta mendukung keberlanjutan proses pembelajaran yang inklusif dan berkeadilan di lingkungan sekolah menengah negeri multikultural.
Copyrights © 2026