Ketersediaan hijauan pakan yang berkelanjutan menjadi salah satu tantangan dalam sistem produksi ternak ruminansia, sehingga diperlukan teknologi pengawetan pakan yang mampu mempertahankan kualitas nutrien dan karakteristik fisiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fisik silase rumput odot yang dibuat dengan penambahan molases dan probiotik dengan penambahan pengenceran yang berbeda. Silase dibuat dalam empat unit silo dengan formulasi yang sama dan disimpan pada suhu ruang selama 21 hari. Parameter yang diamati meliputi warna, aroma, tekstur, dan rasa yang dinilai secara organoleptik menggunakan nilai dengan rentang tertentu. Data hasil pengamatan disajikan secara deskriptif dalam bentuk nilai rata-rata dan simpangan baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silase rumput odot yang dihasilkan memiliki kualitas fisik yang baik pada seluruh parameter pengamatan. Warna dan aroma silase menunjukkan karakter fermentatif yang stabil dan relatif seragam antar silo, sementara tekstur dan rasa fermentatif berada pada kisaran yang dapat diterima meskipun terdapat variasi nilai antar silo. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan molases dan probiotik mampu mendukung proses fermentasi silase rumput odot yang berlangsung secara terkendali dan menghasilkan kualitas fisik silase yang konsisten
Copyrights © 2025