Kewirausahaan menjadi salah satu strategi pemberdayaan mahasiswa berkebutuhan khusus di Indonesia. Namun, masih terdapat hambatan terutama terkait persepsi konsumen terhadap produk yang dihasilkan oleh mahasiswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi konsumen terhadap produk kewirausahaan mahasiswa berkebutuhan khusus di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Metode penelitian menggunakan survei dengan kuesioner dan observasi lapangan pada 28 responden, yang didominasi perempuan (71%) dan kelompok usia 41–55 tahun (50%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82% responden memiliki persepsi positif terhadap kualitas produk dan 75% menilai bahwa produk memiliki inovasi yang baik. Namun, 68% responden menilai bahwa aspek promosi masih kurang optimal, termasuk desain kemasan, variasi produk, penetapan harga, dan legalitas. Faktor yang mendukung adalah kualitas produk yang memadai, harga yang bersaing, dan desain kemasan yang menarik. Sedangkan faktor penghambat adalah produk yang dijual belum terstandar kualitasnya. Jika dibandingkan produk yang sejenis masih kurang bersaing. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa dukungan konsumen cukup kuat, tetapi diperlukan strategi pemasaran yang lebih efektif untuk memperkuat kewirausahaan inklusif di pendidikan vokasi dan mendukung kemandirian ekonomi mahasiswa berkebutuhan khusus
Copyrights © 2026