Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh hasil asesmen diagnostik terhadap hasil belajar matematika siswa SMP sekolah penggerak di Kabupaten Majene, (2) pengaruh motivasi belajar matematika terhadap hasil belajar matematika siswa SMP sekolah penggerak di Kabupaten Majene, dan (3) pengaruh hasil asesmen diagnostik dan motivasi belajar matematika terhadap hasil belajar matematika siswa SMP sekolah penggerak di Kabupaten Majene. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 7 Satu Atap Majene kelas VII semester genap tahun ajaran 2024/2025 pada materi pokok Aljabar. Populasi dalam penelitian ini adalah 6 sekolah penggerak jenjang SMP di Kabupaten Majene. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan berupa dokumentasi, non tes, dan tes serta lembar observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif, analisis regresi dan uji asumsi klasik menggunakan aplikasi SPSS. Penelitian terdiri dari 3 variabel yaitu tes diagnostik dan motivasi belajar sebagai variabel bebas serta hasil belajar sebagai varibel terikat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh hasil asesmen diagnostik terhadap hasil belajar matematika siswa SMP sekolah penggerak dengan persentase sumbangan sebesar 19,8 %; (2) Tidak terdapat pengaruh motivasi belajar matematika terhadap hasil belajar matematika siswa SMP sekolah penggerak; dan (3) Terdapat pengaruh hasil asesmen diagnostik dan motivasi belajar matematika terhadap hasil belajar matematika siswa SMPN sekolah penggerak di Kabupaten Majene dengan persentase sumbangan sebesar 14,6%.
Copyrights © 2026