Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi postur kerja karyawan, menganalisis risiko cedera menggunakan metode Ovako Working Posture Analysis System (OWAS), serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk mengurangi risiko ergonomis. Metode OWAS digunakan untuk mengevaluasi postur tubuh berdasarkan empat elemen utama, yaitu punggung, lengan, kaki, dan berat beban, dengan klasifikasi tingkat risiko dari kategori aman hingga membutuhkan perbaikan mendesak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa aktivitas kerja karyawan memiliki tingkat risiko yang beragam. Aktivitas mengatur dan menyusun barang di rak dengan kode 1221 tergolong kategori 1 (tidak berbahaya) dan tidak memerlukan perbaikan, sementara kode 2141 masuk kategori 3 (berbahaya) dan membutuhkan perbaikan segera. Aktivitas mengangkat dan memindahkan barang dengan kode 4363 dan 2373 termasuk kategori 4 (sangat berbahaya), sehingga memerlukan perbaikan mendesak. Aktivitas menghitung stok barang dengan kode 4161 juga termasuk kategori 4 (sangat berbahaya) dan membutuhkan perbaikan mendesak. Sebaliknya, aktivitas melayani kasir dengan kode 1131 tergolong kategori 1 (tidak berbahaya) dan tidak memerlukan perbaikan. Rekomendasi yang diberikan meliputi penyesuaian postur kerja, penerapan prinsip ergonomi, serta pelatihan karyawan terkait pentingnya postur kerja yang benar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan kerja karyawan melalui perbaikan ergonomis.
Copyrights © 2025