Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA KADAR AIR DAN KADAR BITUMEN ASPAL BUTON PADA PT. KARYA MEGAH BUTON MENGUNAKAN METODE SOKHLET hasdianti, waode nirma; Macmoed, Buyung Rahmad; Lahay, Idham Halid
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL.3 NO.1, MEI 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v3i1.23708

Abstract

Aspal adalah campuran yang terdiri dari bitumen dan mineral. Bitumen adalah bahan yang berwarna coklat hingga hitam, keras hingga cair mempunyai sifat baik larut dalam CCLâ‚„ dengan sempurna dan mempunyai sifat lunak dan tidak larut dalam air, bitumen adalah bahan cair berwarna hitam tidak larut dalam air, larut sempurna dalam CCLâ‚„ mengandung zat-zat organik yang terdiri dari gugusan aromat dan mempunyai sifat kekal. Penelitian tentang sifat fisik aspal buton di laboratorium PT. Karya Megah Buton Sulawesi Tenggara. Kadar bitumen yang di peroleh dari hasil uji mempunyai potensi sebagai bahan baku aspal cair karena memiliki kadar bitumen yang sangat tinggi yaitu 20,18 %, 22,38 %, 23,14 %, 23,02 % dan 20,69 % . Adapun kadar bitumen yang diperoleh dari hasil ekstraksi sesuai dengan yang disaratkan pada kontrak penjualan kadar bitumen antara  22,6-27,4% tingginya kadar bitumen yang berbeda-beda. Kadar air aspal buton adalah 6,93 %, 9%, 6,7%, 11,68 %, dan 7,7 % dengan standar kadar air yang ditetapkan oleh surat edaran penjualan maksimal sebesar 16 % maka kadar air dilokasi penambangan sanggat memenuhi syarat. Kadar air yang paling bagus terdapat di sampel ketiga mengandung kadar air sangat rendah dengan kandungan kadar air Asbuton Lawele excruasher.Kata kunci: Aspal, Kadar air, Kadar bitumen, Metode sokhlet
ANALISIS POSTUR KERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE OCCUPATIONAL WELFARE AND SAFETY (OWAS) DI INDOMARET JLN. ARIF RAHMAN HAKIM hasdianti, waode nirma; Lahay, Idham Halid; Rasyid, Abdul; Larosa, Esta
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 5 NO. 1, MEI 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v5i1.29348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi postur kerja karyawan, menganalisis risiko cedera menggunakan metode Ovako Working Posture Analysis System (OWAS), serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk mengurangi risiko ergonomis. Metode OWAS digunakan untuk mengevaluasi postur tubuh berdasarkan empat elemen utama, yaitu punggung, lengan, kaki, dan berat beban, dengan klasifikasi tingkat risiko dari kategori aman hingga membutuhkan perbaikan mendesak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa aktivitas kerja karyawan memiliki tingkat risiko yang beragam. Aktivitas mengatur dan menyusun barang di rak dengan kode 1221 tergolong kategori 1 (tidak berbahaya) dan tidak memerlukan perbaikan, sementara kode 2141 masuk kategori 3 (berbahaya) dan membutuhkan perbaikan segera. Aktivitas mengangkat dan memindahkan barang dengan kode 4363 dan 2373 termasuk kategori 4 (sangat berbahaya), sehingga memerlukan perbaikan mendesak. Aktivitas menghitung stok barang dengan kode 4161 juga termasuk kategori 4 (sangat berbahaya) dan membutuhkan perbaikan mendesak. Sebaliknya, aktivitas melayani kasir dengan kode 1131 tergolong kategori 1 (tidak berbahaya) dan tidak memerlukan perbaikan. Rekomendasi yang diberikan meliputi penyesuaian postur kerja, penerapan prinsip ergonomi, serta pelatihan karyawan terkait pentingnya postur kerja yang benar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan kerja karyawan melalui perbaikan ergonomis.