Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah program prioritas nasional yang bertujuan untuk mendorong pemerataan pembangunan dan mengurangi ketimpangan ekonomi di Indonesia. Pembangunan tahap satu Kawasan Inti Pusat Pemerintahan sudah selesai dan dilanjutkan ke tahap kedua. Salah satu wilayah pendukung yang berperan strategis menjadi wilayah pendukung adalah Wilayah Perencanaan Barat. Pengembangan wilayah ini melibatkan berbagai sektor dengan kepentingan dan fungsi yang berbeda, sehingga diperlukan pendekatan kepemimpinan visioner untuk menyatukan visi pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan visioner dalam penyatuan visi multisektor pada perencanaan pengembangan Wilayah Perencanaan Barat Ibu Kota Nusantara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui hasil penyelidikan lapangan, laporan penyelidikan oleh konsultan, dan kegiatan rapat koordinasi daerah yang melibatkan multisektor pusat, daerah, swasta, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner menjadi kunci untuk menyatukan visi lintas sektor dalam menjawab berbagai tantangan implementasi kebijakan pengembangan kota. Dalam penerapannya kepemimpinan visioner memiliki hambatan tersendiri seperti ketidaksesuaian regulasi, perbedaan fungsi kerja tiap sektor, dan kesenjangan antar sektor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan kepemimpinan visioner yang didukung oleh kolaborasi multisektor dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam penyatuan visi perencanaan kota yang layak huni dan berkelanjutan di Wilayah Perencanaan Barat Ibu Kota Nusantara.
Copyrights © 2025