Penelitian ini menginterpretasikan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tahun 2022–2024 pasca pandemi COVID-19 untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan pemahaman publik. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif studi kasus, data diperoleh melalui wawancara penyusun serta pengguna laporan, dan analisis laporan keuangan auditan. Hasil menunjukkan bahwa meski opini audit WTP, beberapa rasio utama seperti fleksibilitas fiskal, likuiditas operasional, dan solvabilitas jangka pendek menurun, mengindikasikan risiko pada kesinambungan layanan dan kapasitas respons fiskal. Kemandirian keuangan masih rendah, mencerminkan ketergantungan pada transfer pusat. Narasi rasio sejalan dengan teori pemangku kepentingan
Copyrights © 2025