Tanah longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di wilayah dengan topografi berbukit dan kemiringan lereng curam, sehingga memerlukan upaya pengurangan risiko bencana yang terintegrasi dan berbasis partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan mitigasi bencana tanah longsor berbasis masyarakat melalui pendekatan partisipatif di wilayah RW 4 dan RW 6 Desa Banjarsari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan meliputi survei awal, observasi lapangan, wawancara dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta Focus Group Discussion (FGD) untuk pemetaan risiko dan perencanaan mitigasi. Upaya mitigasi yang dilakukan mencakup edukasi kebencanaan yang disertai pre-test dan post-test, penyusunan jalur evakuasi dengan titik kumpul di SD Negeri Banjarsari, pengembangan sistem peringatan dini berbasis informasi BMKG dan kearifan lokal, serta penanaman vegetasi sebagai mitigasi struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan mitigasi yang terintegrasi mampu meningkatkan pemahaman, kesiapsiagaan, dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi tanah longsor, sehingga pendekatan ini dinilai efektif dan berpotensi direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik kerawanan bencana serupa.
Copyrights © 2026