EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran
Vol. 6 No. 1 (2026)

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KITAB AL-YAQUT AL-NAFIS DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN FIKIH MAZHAB SYAFI’I DI MADRASAH ALIYAH

Muna, Fauzul (Unknown)
Syaifulloh, Ahmad (Unknown)
Nurkayati, Siti (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Feb 2026

Abstract

This study aims to describe the implementation of Al-Yaqut Al-Nafis book learning in improving students’ understanding of Shafi’i jurisprudence at MA Darul Muna Blora. The research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving teachers and students. The results indicate that the learning of Al-Yaqut Al-Nafis is implemented as a local content subject taught in stages from grade X to grade XII by following the sequence of discussions in the book. The learning process does not rely on a single method but integrates bandongan, demonstration and direct practice, and sorogan methods. The bandongan method is used to build students’ conceptual understanding of jurisprudential materials, while demonstration and direct practice strengthen students’ practical understanding. Meanwhile, the sorogan method functions to evaluate students’ individual abilities and to train their readiness in reading and explaining the content of the book. The combination of these methods makes fiqh learning more contextual and applicable, thereby helping students understand Shafi’i jurisprudence not only theoretically but also in daily religious practices. However, challenges remain in the form of differences in students’ abilities to read Pegon script and to comprehend the translated text. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran kitab Al-Yaqut Al-Nafis dalam meningkatkan pemahaman fikih mazhab Syafi’i di MA Darul Muna Blora. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kitab Al-Yaqut Al-Nafis dilaksanakan sebagai muatan lokal yang diajarkan secara berjenjang dari kelas X hingga kelas XII dengan mengikuti urutan pembahasan dalam kitab. Proses pembelajaran tidak hanya menggunakan satu metode, melainkan memadukan metode bandongan, demonstrasi & praktik langsung, serta sorogan. Metode bandongan digunakan untuk membangun pemahaman konseptual peserta didik terhadap materi fikih, demonstrasi dan praktik langsung berperan dalam menguatkan pemahaman aplikatif, sedangkan metode sorogan digunakan untuk mengevaluasi kemampuan peserta didik secara individual serta melatih kesiapan mereka dalam membaca dan menjelaskan materi kitab. Kombinasi metode tersebut menjadikan pembelajaran fikih lebih kontekstual dan aplikatif, sehingga membantu peserta didik memahami materi fikih mazhab Syafi’i tidak hanya secara teoritis, tetapi juga dalam praktik kehidupan sehari-hari. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan tantangan berupa perbedaan kemampuan peserta didik dalam membaca tulisan pegon dan memahami terjemahan materi kitab.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

educational

Publisher

Subject

Education Other

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pedidikan dan ...