Pembelajaran yang menyenangkan, atau ekosistem pembelajaran yang menyenangkan, sangat penting untuk mendukung pembelajaran yang efektif dan bermakna, terutama di sekolah dasar. Guru memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendorong siswa untuk lebih terlibat, termotivasi, dan mencapai hasil belajar yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif untuk mendeskripsikan dan menganalisis pendekatan guru untuk membuat ekosistem pembelajaran yang menyenangkan di SDN Kutamekar I dan SDN Kutamekar 2 Observasi pembelajaran, wawancara dengan guru, dan studi dokumentasi adalah metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan banyak strategi, seperti pembelajaran interaktif, pembelajaran berbasis permainan, penggunaan media dan teknologi yang sederhana, manajemen kelas yang baik, dan hubungan emosional yang baik antara guru dan siswa. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan antusiasme siswa, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, dan mendorong mereka untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kreativitas dan partisipasi aktif guru adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan di sekolah dasar.
Copyrights © 2026