Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena digital stress pada mahasiswa Generasi Z dalam perspektif psikologi melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan menelusuri, menelaah, dan mensintesis artikel ilmiah serta hasil penelitian relevan yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa digital stress dipengaruhi oleh paparan teknologi digital yang berlebihan, tuntutan akademik berbasis digital yang menuntut respons cepat, tekanan sosial di ruang daring, serta keterbatasan kemampuan regulasi diri, yang berdampak pada kelelahan kognitif, kecemasan, gangguan konsentrasi, kelelahan emosional, dan penurunan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digital stress merupakan fenomena multidimensional yang terbentuk dari interaksi faktor kognitif, sosial, emosional, dan lingkungan digital, sehingga diperlukan upaya preventif melalui penguatan literasi digital, pengelolaan penggunaan teknologi secara adaptif, peningkatan regulasi diri, serta dukungan psikologis bagi mahasiswa.
Copyrights © 2026