Kebugaran jasmani dan keaktifan siswa SMP seringkali menjadi perhatian utama dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani. Namun, masih banyak siswa yang memiliki kebugaran jasmani rendah dan kurang aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kebugaran jasmani dan keaktifan melalui penerapan permainan tradisional tali merdeka pada siswa di SMPN SATAP 1 Bajawa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang terdiri dari 8 perampuan dan 7 laki-laki. Data penelitian dikumpulkan melalui tes kebugaran jasmani, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi pembelajaran. Instrumen penelitian berupa tes kebugaran jasmani dan lembar observasi yang disusun berdasarkan indikator pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tali mardeka dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan keaktifan siswa. Permainan ini melatih daya tahan, kelincahan, dan kekuatan otot, serta meningkatkan partisipasi dan kerja sama siswa. Selain itu, siswa terlihat lebih antusias, disiplin, dan mampu bekerja sama selama pembelajaran. Guru PJOK dapat menerapkan permainan tali mardeka sebagai alternatif metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dengan menyesuaikan kurikulum, memodifikasi permainan, dan memastikan keselamatan siswa.
Copyrights © 2026