Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Konservasi mata air waeia dengan partisipasi masyarakat melalui penanaman pohon unggul Gelu, Afrianus; Pare, Prisko Yanuarius Djawaria; Rewo, Josep Marianus; Bela, Maria Editha; Hari, Chistina Lusiana; Foa, Anna Julita
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jckkn.v2i3.4329

Abstract

Penurunan kualitas dan kuantitas air pada mata air sering kali disebabkan oleh eksploitasi sumber daya alam oleh manusia. Penerapan sistem kon servasi kawasan mata air diharapkan bisa menanggulangi erosi, menyediakan air dan meningkatkan kandungan hara dalam tanah serta menjadikan lahan tidak kritis. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan konservasi kawasan Mata Air Waeia. Tahap-tahap pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahapan yaitu tahap pralapangan, tahap pekerjaan lapangan, dan tahap analisis kegiatan. Tahap pekerjaan lapangan berupa melakukan kegiatan program penanaman 150 bibit tanaman bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukan bahwa terdapat penambahan jenis tanaman baru di sekitar kawasan mata Air Waeia. Hasil analisis memperlihatkan bahwa rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan konservasi kawasan Mata Air Waeia.
Konservasi mata air waeia dengan partisipasi masyarakat melalui penanaman pohon unggul Gelu, Afrianus; Pare, Prisko Yanuarius Djawaria; Rewo, Josep Marianus; Bela, Maria Editha; Hari, Chistina Lusiana; Foa, Anna Julita
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jckkn.v2i3.4329

Abstract

Penurunan kualitas dan kuantitas air pada mata air sering kali disebabkan oleh eksploitasi sumber daya alam oleh manusia. Penerapan sistem kon servasi kawasan mata air diharapkan bisa menanggulangi erosi, menyediakan air dan meningkatkan kandungan hara dalam tanah serta menjadikan lahan tidak kritis. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan konservasi kawasan Mata Air Waeia. Tahap-tahap pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahapan yaitu tahap pralapangan, tahap pekerjaan lapangan, dan tahap analisis kegiatan. Tahap pekerjaan lapangan berupa melakukan kegiatan program penanaman 150 bibit tanaman bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukan bahwa terdapat penambahan jenis tanaman baru di sekitar kawasan mata Air Waeia. Hasil analisis memperlihatkan bahwa rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan konservasi kawasan Mata Air Waeia.
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL TALI MARDEKA UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI DAN KEAKTIFAN SISWA SMP Dopo, Fransiskus Solanus; Wani, Bernabas; Rewo, Josep Marianus; Tapo, Yohanes Bayo Ola; Bile, Robertus Lili
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6778

Abstract

Kebugaran jasmani dan keaktifan siswa SMP seringkali menjadi perhatian utama dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani. Namun, masih banyak siswa yang memiliki kebugaran jasmani rendah dan kurang aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kebugaran jasmani dan keaktifan melalui penerapan permainan tradisional tali merdeka pada siswa di SMPN SATAP 1 Bajawa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang terdiri dari 8 perampuan dan 7 laki-laki. Data penelitian dikumpulkan melalui tes kebugaran jasmani, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi pembelajaran. Instrumen penelitian berupa tes kebugaran jasmani dan lembar observasi yang disusun berdasarkan indikator pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tali mardeka dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan keaktifan siswa. Permainan ini melatih daya tahan, kelincahan, dan kekuatan otot, serta meningkatkan partisipasi dan kerja sama siswa.  Selain itu, siswa terlihat lebih antusias, disiplin, dan mampu bekerja sama selama pembelajaran. Guru PJOK dapat menerapkan permainan tali mardeka sebagai alternatif metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dengan menyesuaikan kurikulum, memodifikasi permainan, dan memastikan keselamatan siswa.
PENGEMBANGAN VARIASI LATIHAN TAKTIS BUILD-UP BERBASIS SMALL-SIDED GAMES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYERANG Gula, Yohanes Wilfianus; Tapo, Yohanes Bayo Ola; Wani, Bernabas; Bile, Robertus Lili; Rewo, Josep Marianus
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6783

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan sepak bola modern yang mengharuskan pemain menguasai aspek teknik dan taktik secara bersamaan, terutama dalam build-up dari lini tengah menuju penyerangan. Observasi awal di Klub Citra Bakti Ngada menunjukkan bahwa serangan melalui lini tengah belum efektif karena variasi pola serangan terbatas, koordinasi antar lini rendah, pergerakan tanpa bola minim, akurasi umpan di bawah tekanan rendah, dan pengambilan keputusan lambat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kesulitan utama pemain dalam proses build-up serta merumuskan dasar pengembangan latihan taktis berbasis Small Sided Games (SSG). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung pada sesi latihan dan pertandingan, dengan fokus pada penguasaan bola, distribusi bola, koordinasi antar pemain, pergerakan tanpa bola, serta keberhasilan transisi serangan dari lini tengah ke lini depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah utama tim terletak pada aspek taktis kolektif, bukan hanya teknik individu, sehingga konteks latihan yang menyerupai pertandingan sangat dibutuhkan. Kesimpulannya, SSG relevan digunakan sebagai pendekatan latihan untuk meningkatkan keputusan bermain, kreativitas taktis, koordinasi antar lini, dan efektivitas build-up serangan sesuai karakteristik tim. Temuan rinci memperlihatkan build-up sering terhenti di lini tengah karena jarak antarpemain tidak ideal dan dukungan posisi terlambat, sehingga alur bola ke penyerang terputus. Hasil ini menegaskan perlunya desain SSG yang dimodifikasi melalui ukuran lapangan, jumlah pemain, dan aturan sentuhan untuk mensimulasikan tekanan pertandingan secara spesifik dalam program latihan.