Latar belakang: Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) merupakan salah satu gangguan endokrin yang paling banyak dialami wanita usia reproduksi dengan prevalensi global 6–10%. Kondisi ini berdampak pada siklus menstruasi, kesuburan, metabolisme, hingga kualitas hidup. Minimnya pengetahuan serta keterbatasan akses informasi kesehatan reproduksi, khususnya di lingkungan pesantren, meningkatkan risiko rendahnya kesadaran wanita muda terhadap pencegahan PCOS. Metode: Penelitian menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Analisis kebutuhan dilakukan melalui wawancara terhadap 10 responden wanita muda. Produk divalidasi oleh ahli, lalu diuji coba pada 50 responden dengan desain pre-test dan post-test. Data dianalisis secara kualitatif (analisis tematik) dan kuantitatif (analisis deskriptif). Hasil: Hasil analisis kebutuhan menunjukkan 70% responden belum pernah mengetahui PCOS, sedangkan 30% memiliki pemahaman terbatas. Produk Femcare Guide dikembangkan berisi definisi, faktor risiko, gejala, dan langkah pencegahan berbasis gaya hidup sehat. Hasil uji coba menunjukkan peningkatan pengetahuan responden dari 78% (kategori baik) pada pre-test menjadi 86% pada post-test. Selain itu, terdapat peningkatan kesadaran dalam menjaga pola hidup sehat dan pemantauan siklus menstruasi. Simpulan: Femcare Guide terbukti efektif sebagai media edukasi digital untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi wanita muda. Media ini berpotensi dikembangkan lebih lanjut menjadi aplikasi digital interaktif guna memperluas jangkauan pengguna.
Copyrights © 2025