Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan YouTube berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang diintegrasikan dalam model Project Based Learning (PjBL) terhadap peningkatan pemahaman listening mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental) tipe nonequivalent control group design. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester I Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Manado yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran listening melalui model PjBL berbantuan YouTube, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes listening (pre-test dan post-test), lembar observasi aktivitas mahasiswa, dan angket motivasi belajar. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test, dan analisis gain score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan kemampuan listening mahasiswa pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Selain peningkatan hasil belajar, pemanfaatan YouTube dalam model PjBL juga berdampak positif terhadap keaktifan, motivasi belajar, kreativitas, serta literasi digital mahasiswa. Dengan demikian, integrasi YouTube berbasis TIK dalam model Project Based Learning terbukti efektif dan relevan sebagai strategi pembelajaran listening di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026