Pembelajaran berbasis etnosains merupakan pendekatan inovatif yang mengintegrasikan konsepkonsep sains dengan kearifan lokal guna meningkatkan pemahaman siswa serta menanamkan nilai-nilai budaya dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pembelajaran berbasis etnosains dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SD Negeri 2 Jegu serta menganalisis dampaknya terhadap pemahaman konsep ilmiah dan sikap siswa terhadap budaya lokal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data mengenai implementasi strategi pembelajaran tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis etnosains meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPAS hingga mencapai 82%–88%, serta menumbuhkan sikap apresiatif terhadap kearifan lokal. Selain itu, pendekatan ini juga mendorong partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran dan membangun keterlibatan yang lebih mendalam dengan lingkungan sekitar. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pembelajaran berbasis etnosains terus dikembangkan dan diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah dasar guna menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, bermakna, dan berorientasi pada pelestarian budaya lokal.
Copyrights © 2025