Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model Make a Match dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia di kelas VI SD Negeri 1 Kesiut Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan. Masalah yang diidentifikasi dalam pembelajaran sebelumnya adalah rendahnya kemampuan berbahasa Indonesia siswa terhadap materi tersebut, yang disebabkan oleh kurangnya strategi pengajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus melibatkan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Make a Match dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia siswa secara signifikan. Pada siklus I 60 % siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Belajar (KKTP), dan pada siklus II, persentase siswa yang mencapai KKTP meningkat menjadi 88%. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan model Make a Match dengan media yang inovatif dapat meningkatkan keterlibatan dan fokus siswa dalam pembelajaran, serta meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan.
Copyrights © 2025