Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS) di kelas 5 SD Negeri 2 Jegu. Model TSTS dipilih karena dapat mendorong interaksi sosial yang lebih intensif antar siswa serta meningkatkan partisipasi mereka dalam diskusi kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang masing-masing melibatkan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap keaktifan siswa, wawancara dengan siswa dan guru, serta analisis hasil kerja kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TSTS dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Pada siklus pertama, terlihat peningkatan yang signifikan dalam interaksi dan partisipasi siswa, sementara pada siklus kedua, kualitas diskusi dan kerja sama kelompok semakin meningkat. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar model TSTS dapat diterapkan lebih luas sebagai alternatif untuk meningkatkan keaktifan belajar di sekolah dasar, terutama dalam mata pelajaran yang melibatkan banyak diskusi kelompok.
Copyrights © 2025