Indonesia merupakan negara rawan bencana karena kondisi geografis dan geologisnya, yang membutuhkan kesiapan masyarakat yang kuat untuk mengurangi dampak bencana. Kabupaten Gunung Kidul, khususnya Desa Pancarejo di Kecamatan Semanu, rentan terhadap berbagai bencana alam, sehingga kapasitas masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama menjadi komponen penting dalam kesiapan bencana. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan anggota masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban bencana. Kegiatan ini dilakukan melalui program pelatihan berbasis masyarakat yang melibatkan ceramah, diskusi, demonstrasi, dan latihan simulasi. Peserta terdiri dari kelompok masyarakat, termasuk warga desa dan kader kesehatan setempat. Materi pelatihan mencakup konsep dasar bencana, prinsip pertolongan pertama, keselamatan penyelamat, penilaian awal korban, penanganan luka dan pendarahan, imobilisasi fraktur, dan respons darurat dasar. Evaluasi dilakukan melalui penilaian pretest–posttest dan observasi keterampilan peserta selama sesi simulasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan praktis peserta mengenai pertolongan pertama bagi korban bencana. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman tentang prinsip pertolongan pertama dan kepercayaan diri yang lebih besar dalam melakukan tindakan darurat dasar. Pelatihan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya respons awal dan peran masyarakat setempat sebagai penolong pertama dalam situasi bencana. Kesimpulannya, pelatihan pertolongan pertama bagi korban bencana merupakan pendekatan yang efektif untuk memperkuat kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat di daerah rawan bencana. Disarankan agar program pelatihan serupa dilakukan secara teratur dan diintegrasikan ke dalam upaya kesiapsiagaan bencana tingkat desa untuk memastikan keberlanjutan dan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Copyrights © 2026