Perilaku merokok masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di masyarakat yang berdampak terhadap meningkatnya risiko penyakit tidak menular serta gangguan kesehatan anggota keluarga, terutama anak dan perempuan. Hasil pengkajian keperawatan komunitas di Desa Nobowetan RT 01/RW 05, Kelurahan Noborejo, Kota Salatiga menunjukkan bahwa sebesar 62,9% keluarga memiliki anggota yang merokok, dan sebagian besar perokok masih merokok di dalam rumah. Kondisi ini menempatkan keluarga dan lingkungan pada risiko tinggi paparan asap rokok serta memperkuat pola perilaku hidup tidak sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan perilaku hidup sehat melalui edukasi bahaya merokok pada masyarakat Desa Nobowetan. Metode yang digunakan adalah pendekatan asuhan keperawatan komunitas yang meliputi tahap persiapan, pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Intervensi utama berupa edukasi kesehatan tentang dampak merokok terhadap kesehatan individu, keluarga, dan lingkungan, yang dilaksanakan pada pertemuan bapak-bapak dan karang taruna menggunakan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang bahaya rokok, yang berdampak pada perubahan sikap dan komitmen kolektif untuk mengurangi kebiasaan merokok di dalam rumah, melindungi anggota keluarga dari paparan asap rokok, serta mendorong terciptanya lingkungan rumah tangga yang lebih sehat. Edukasi ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengendalikan faktor risiko kesehatan secara mandiri sebagai bagian dari penguatan perilaku hidup sehat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi bahaya merokok berbasis komunitas efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dan direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan kader kesehatan dan puskesmas setempat
Copyrights © 2026