Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan yang dapat menimbulkan kerugian baik pada manusia, proses, maupun harta benda, termasuk pada masyarakat yang tinggal di sekitar jalan hauling. Jalan hauling di Desa Porara, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, dilalui oleh kendaraan berat yang menimbulkan risiko kecelakaan bagi pengendara maupun pejalan kaki. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan dan pemasangan plang/rambu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya kecelakaan dan pentingnya keselamatan di jalan hauling. Kegiatan pengabdian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuasi-eksperimen model pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 4 September 2025 dengan melibatkan 24 orang masyarakat Desa Porara. Instrumen yang digunakan adalah pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan hanya 3 orang (12,5%) yang memiliki pengetahuan baik, sedangkan 21 orang (87,5%) masih berkategori kurang. Setelah dilakukan penyuluhan dan pemasangan plang K3, seluruh peserta (100%) masuk kategori pengetahuan baik. Hal ini membuktikan bahwa kombinasi penyuluhan K3 dan pemasangan plang peringatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko kecelakaan di jalan hauling.
Copyrights © 2025