Saparina. L, Titi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Pengolahan Sampah Organik Di Desa Wawobungi Kecamatan Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe Solihin, Solihin; Ardiansyah, La Ode; Saparina. L, Titi; Indriani, Cece; Hasanuddin, Silviana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i1.1127

Abstract

Provinsi Sulawesi Tenggara, pada tahun 2024 menghasilkan sampah rumah tangga sebanyak 48,92%. Sedangkan untuk Kabupaten Konawe sampah yang dihasilkan kurang lebih 108 ton per hari dan mayoritas berasal dari rumah tangga.  Desa Wawobungi Kecamatan Lalonggasumeeto merupakan salah satu wilayah yang berada di kawasan pesisir yang dimana masyarakatnya masih sebagian besar belum memahami tentang bagaimana pengolahan sampah rumah tangga khususnya sampah organik sehingga masyarakat masih membuang sampah rumah tangga di pekarangan rumah dan di laut. Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat desa Wawobungi tentang bagaimana cara pengolahan sampah organik rumah tangga yang baik dengan metode komposting. Metode yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode ceramah dan praktek membuat kompos dari sampah organik dengan menggunakan EM4 sebagai bioaktivator pembuatan kompos. Edukasi pengolahan sampah organik dilaksanakan di desa Wawobungi pada tanggal 11 Mei 2025 dengan jumlah peserta yang hadir adalah masyarakat desa Wawobungi sebanyak 32 orang. Hasil pelaksanaan kegiatan edukasi pengolahan sampah organing di desa Wawobungi adalah seluruh peserta kegiatan mengalami peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang bagaimana mengolah sampah organik dari rumah tangga sehingga bisa menjadi pupuk kompos organik dengan nilai rata-rata peningkatan pemahaman sebesar 24,83%. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan kompos dari sampah organik rumah tangga berjalan dengan baik dan lancar serta mendapatkan respon positif dari masyarakat Desa Wawobungi. Harapannya kedepan agar penerapan cara pembuatan kompos dari sampah organik rumah tangga tetap dilanjutkan dan disosialisasikan lagi kepada anak muda di Desa Wawobungi sebagai pelopor lingkungan nantinya.
PKM Edukasi Sistem Pengelolaan Sampah Dalam Pengembangan Program TPS5R di Kelurahan Wundumbatu Kota Kendari Sya'ban, Abdul Rahim; Noviati; Juslan; Solihin; Saparina. L, Titi; Surianto. S, Toto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i2.1357

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di lingkungan perkotaan, khususnya di Kelurahan Wundumbatu, Kota Kendari, masih memerlukan perhatian karena rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya volume sampah yang tidak tertangani secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan partisipasi masyarakat melalui edukasi sistem pengelolaan sampah berbasis konsep TPS 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, dan Replant). Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi pengelolaan sampah organik dan anorganik, pelatihan pembuatan kompos, serta pendampingan pembentukan kelompok penggerak lingkungan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi partisipasi dan pemahaman peserta sebelum dan setelah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang prinsip 5R, keterlibatan aktif dalam praktik pengelolaan sampah, serta terbentuknya komitmen bersama antara masyarakat dan pemerintah kelurahan untuk mendukung pengembangan TPS 5R. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja melalui Penyuluhan dan Pemasangan Plang K3 di Desa Porara Kecamatan Morosi Noviati; Nyingsi, Fitriya; Nisa, Alfirah Khairun; Aisyah, Nur; Nuraeni, Siti; Musnia; Fitriyanti, Dewi; Pratama, Muh. Tiar; Anggraini, Sukma Dewi; Rahman, Muh. Deni; Sya`ban, Abdul Rahim; Saparina. L, Titi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i2.1464

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan yang dapat menimbulkan kerugian baik pada manusia, proses, maupun harta benda, termasuk pada masyarakat yang tinggal di sekitar jalan hauling. Jalan hauling di Desa Porara, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, dilalui oleh kendaraan berat yang menimbulkan risiko kecelakaan bagi pengendara maupun pejalan kaki. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan dan pemasangan plang/rambu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya kecelakaan dan pentingnya keselamatan di jalan hauling. Kegiatan pengabdian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuasi-eksperimen model pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 4 September 2025 dengan melibatkan 24 orang masyarakat Desa Porara. Instrumen yang digunakan adalah pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan hanya 3 orang (12,5%) yang memiliki pengetahuan baik, sedangkan 21 orang (87,5%) masih berkategori kurang. Setelah dilakukan penyuluhan dan pemasangan plang K3, seluruh peserta (100%) masuk kategori pengetahuan baik. Hal ini membuktikan bahwa kombinasi penyuluhan K3 dan pemasangan plang peringatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko kecelakaan di jalan hauling.