SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)

Pemberdayaan kelompok pedagang tahu melalui inovasi dan digitalisasi limbah untuk penguatan industri lokal

Budiono, Desi (Unknown)
Wulandari, Ika Arthalia (Unknown)
Suprihatin, Siti (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Feb 2026

Abstract

Abstrak Inovasi dan pemanfaatan digitalisasi sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas produk olahan tahu, sehingga para pedagang dapat memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Limbah tahu yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal dapat diolah menjadi produk bernilai tambah melalui penerapan teknologi tepat guna. Program pengabdian Pemberdayaan Kelompok Pedagang Tahu melalui Inovasi dan Digitalisasi Limbah Tahu yang dilaksanakan oleh tim dosen bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pedagang dalam mengolah limbah tahu menjadi produk olahan sekaligus memperkenalkan strategi pemasaran digital agar produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Metode kegiatan meliputi observasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi berbasis pretest-posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 5,72 pada pretest menjadi 7,83 pada posttest, dengan capaian n-gain score sebesar 49% yang menggambarkan peningkatan pemahaman secara signifikan. Program ini dinilai efektif dalam mengubah pola pikir pedagang dari sekadar menjual tahu konvensional menjadi pengusaha kreatif yang memanfaatkan limbah untuk menciptakan nilai ekonomi baru. Kata kunci: ampas tahu;  inovasi;  digitalisasi. Abstract Technological innovation and the use of digitalization are essential to improve the quality and quantity of processed tofu products, enabling traders to expand their market and increase their income while positively impacting the surrounding community. Unutilized tofu waste can be transformed into value-added products through the application of appropriate technology. The Tofu Trader Group Empowerment Program through Innovation and Tofu Waste Digitalization, implemented by a team of lecturers, aims to improve traders' skills in processing tofu waste into processed products while introducing digital marketing strategies to enable the resulting products to compete in a wider market. The activity methods include observation, training, mentoring, and pretest-posttest-based evaluation. The results of the activity showed an increase in the average knowledge score of participants from 5.72 in the pretest to 7.83 in the posttest, with an n-gain score of 49%, indicating a significant increase in understanding. This program is considered effective in changing the mindset of traders from simply selling conventional tofu to being creative entrepreneurs who utilize waste to create new economic value. Keywords: tofu dregs; innovation; digitalization

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Control & Systems Engineering Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), ...