Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA suprihatin, siti
PROMOSI (Jurnal Pendidikan Ekonomi) Vol 3, No 1 (2015): PROMOSI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakGuru bagi masyarakat awan selama ini dipahami sebagai orang yang pekerjaannya mengajar.+Pergeseran pengertian guru dari orang yang pekerjaannya mengajar menjadi pendidik profesional, tetapi bagi sebagian orang mungkin tidak begitu dimasalahkan. Guru memiliki pengaruh yang luar biasa bagi arah pengembangan pendidikan di Indonesia pergeseran pemahaman terhadap guru dari mengajar menjadi pendidik sudah menjadi keputusan hukum di Indonesia yang telah disahkan baik aturan tentang Guru dan Dosen. Hukum memberikan penjelasan guru sebagai pendidik profesional ketimbang sebagai orang yang pekerjaannya mengajar dengan kemampuan tenaga professional. Siswa akan terdorong untuk belajar manakala mereka memiliki motivasi untuk belajar. 1) Kuatnya kemauan untuk berbuat, 2) Jumlah waktu yang disediakan untuk belajar, 3) Kerelaan meninggalkan kewajiban atau tugas yang lain, 4) Ketekunan dalam mengerjakan tugas.Menumbuhkan motivasi belajar siswa merupakan salah satu teknik dalam mengembangkan kemampuan dan kemauan belajar. Salah satu cara yang logis untuk momotivasi siswa dalam pembelajaran adalah mengaitkan pengalaman belajar dengan motivasi siswa. Guru sebagai orang yang membelajarkan siswa sangat berkepentingan dengan masalah ini. Sehingga sebagai guru atau calon guru sebisa mungkin kita harus selalu berupaya untuk dapat meningkatkan motivasi belajar terutama bagi siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar dengan menggunakan berbagai upaya yang dapat dilakukan oleh guru yaitu 1) Memperjelas tujuan yang ingin dicapai. 2) Membangkitkan motivasi siswa. 3) Ciptakan suasana yang menyenangkan dalam belajar. 4) Mengguanakan variasi metode penyajian yang menarik. 5) Berilah pujian yang wajar setiap keberhasilan siswa. 6) Berikan penilaian. 7) Berilah komentar terhadap hasil pekerjaan siswa. 8) Ciptakan persaingan dan kerjasama.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PQ4R BERBASIS LESSON STUDY TERHADAP SOFT SKILL MAHASISWA MATA KULIAH EKONOMI IPS TERPADU Suprihatin, Siti
Jurnal Elastisitas: Kajian Pendidikan Ekonomi, Ilmu Ekonomi, dan Kewirausahaan Vol 1 No 1 (2019): Elastisitas
Publisher : LPPM STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/elastisitas.v1i1.566

Abstract

Application of the method is a regular method used to carry out a job in order to be achieved in accordance with what is desired. Method literally means a way in general use, the method is defined as a method or procedure used to achieve certain goals. Lesson Study as one of the models of the teaching profession development through collaborative and continuous learning assessment is based on the principles of collegiality and mutual learning to build learning communities. IPS is an embodiment of an interdisciplinary approach from social science. It is an integration of various branches of social sciences namely sociology, cultural anthropology, psychology, history, geography, economics, political science and human ecology, formulated for instructional purposes with simplified material and goals for easy learning. Soft skills are very important given to learning process. So graduates produced can become graduates who are ready to use in the world of work that not only have hard skills but also soft skills. Some soft skills, among others; communication, honesty, cooperation, interpersonal, work ethic, discipline, motivation, adaptation, organization, confidence, ethics, wise, creative, humorous, entrepreneurship. This article aims to: to determine the effect of the Lesson Study-based PQ4R (Preview Question Read Reflect Recite Review) method on the soft skills of students of integrated social economics courses at the University of Muhammadiyah Metro Academic Year 2017/2018
DAMPAK KONVERGENSI INTERNATIONAL FINANCIAL REPORTING STANDARDS TERHADAP NILAI RELEVAN INFORMASI AKUNTANSI Suprihatin, Siti; Tresnaningsih, Elok
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol. 10, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates whether the convergence of the International Financial Reporting Standards (IFRS) increase the value relevance of accounting information of firms listed on Indonesia Stock Exchange. This study covers periods pre-IFRS convergence and post-IFRS convergence during 2006-2011. We tested the value relevance of book value of equity and earnings in pre- and post- IFRS convergence. We find that on the beginning stage of IFRS convergence, earnings become more value-relevant whereas the book value of equity does not. Meanwhile, on the advance stage of IFRS convergence, we find book value of equity and earnings are more value-relevant. Besides that, this study also provides sensitivity analysis which revealed empirical result from a modification of model.
ANALISIS VALIDASI TERHADAP PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN SMART QUIZ EKONOMI BERBASIS HOTS DI SMA KARTIKATAMA Zelpita, Dela; Sukmawati, Ndari; Hidayah, Renita Tri Nur; Hadika, Afifah Nur Aini; Kurniasari, Devi; Sholiha, Sangidatus; Suprihatin, Siti
Promosi: Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi Vol 12, No 2 (2024): Promosi
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jp.v12i2.10751

Abstract

Evaluasi pembelajaran yang masih menggunakan metode konvensional menyebabkan guru menghadapi tantangan waktu yang panjang saat melakukan penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media evaluasi pembelajaran Smart Quiz Ekonomi Berbasis HOTS yang valid dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Kartikatama Metro yang berjumlah 50 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk Smart Quiz Ekonomi Berbasis HOTS yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dengan rata-rata skor 88,5% berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan nilai keislaman. Produk juga dinilai praktis berdasarkan respon positif dari siswa. Dapat disimpulkan bahwa Smart Quiz Ekonomi Berbasis HOTS layak digunakan sebagai media evaluasi pembelajaran yang efektif dan efisien.
Pemberdayaan kelompok pedagang tahu melalui inovasi dan digitalisasi limbah untuk penguatan industri lokal Budiono, Desi; Wulandari, Ika Arthalia; Suprihatin, Siti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37852

Abstract

Abstrak Inovasi dan pemanfaatan digitalisasi sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas produk olahan tahu, sehingga para pedagang dapat memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Limbah tahu yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal dapat diolah menjadi produk bernilai tambah melalui penerapan teknologi tepat guna. Program pengabdian Pemberdayaan Kelompok Pedagang Tahu melalui Inovasi dan Digitalisasi Limbah Tahu yang dilaksanakan oleh tim dosen bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pedagang dalam mengolah limbah tahu menjadi produk olahan sekaligus memperkenalkan strategi pemasaran digital agar produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Metode kegiatan meliputi observasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi berbasis pretest-posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 5,72 pada pretest menjadi 7,83 pada posttest, dengan capaian n-gain score sebesar 49% yang menggambarkan peningkatan pemahaman secara signifikan. Program ini dinilai efektif dalam mengubah pola pikir pedagang dari sekadar menjual tahu konvensional menjadi pengusaha kreatif yang memanfaatkan limbah untuk menciptakan nilai ekonomi baru. Kata kunci: ampas tahu;  inovasi;  digitalisasi. Abstract Technological innovation and the use of digitalization are essential to improve the quality and quantity of processed tofu products, enabling traders to expand their market and increase their income while positively impacting the surrounding community. Unutilized tofu waste can be transformed into value-added products through the application of appropriate technology. The Tofu Trader Group Empowerment Program through Innovation and Tofu Waste Digitalization, implemented by a team of lecturers, aims to improve traders' skills in processing tofu waste into processed products while introducing digital marketing strategies to enable the resulting products to compete in a wider market. The activity methods include observation, training, mentoring, and pretest-posttest-based evaluation. The results of the activity showed an increase in the average knowledge score of participants from 5.72 in the pretest to 7.83 in the posttest, with an n-gain score of 49%, indicating a significant increase in understanding. This program is considered effective in changing the mindset of traders from simply selling conventional tofu to being creative entrepreneurs who utilize waste to create new economic value. Keywords: tofu dregs; innovation; digitalization
Formulasi Probiotik, Aromaterapi dan Qigong Integrated System (PAQIS) untuk anak autisme Nurlaila, Siti; Zakiyah, Miftahuz; Siamy, Hapy Ardiaviandaru; Suprihatin, Siti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.36453

Abstract

Abstrak Gangguan spektrum autisme merupakan kondisi neurodevelopmental yang sering dikaitkan dengan disfungsi gut–brain axis, yang berperan penting dalam regulasi emosi, perilaku, dan fungsi kognitif anak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Probiotik, Aromaterapi, dan Qigong Integrated System (PAQIS) sebagai pendekatan integratif untuk memodulasi gut–brain axis guna mendukung peningkatan kesejahteraan anak dengan autisme. PAQIS dirancang sebagai model intervensi holistik yang mengombinasikan konsumsi probiotik untuk memperbaiki keseimbangan mikrobiota usus, penggunaan aromaterapi untuk menstimulasi relaksasi melalui jalur olfaktori, serta latihan qigong untuk meningkatkan regulasi pernapasan dan fungsi saraf otonom. Metode pelaksanaan program meliputi enam tahap: persiapan, sosialisasi, pelatihan, penerapan intervensi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAQIS layak diterapkan dan memberikan indikasi positif terhadap peningkatan relaksasi, fokus, serta kenyamanan gastrointestinal. Dengan demikian, PAQIS berpotensi menjadi model intervensi komplementer yang aman, mudah diterapkan, dan relevan untuk mendukung penanganan nonfarmakologis pada anak dengan autisme. Kata kunci: aromaterapi; autisme; probiotik; qigong integrated system. Abstract Autism spectrum disorder is a neurodevelopmental condition often associated with gut-brain axis dysfunction, which plays a crucial role in regulating emotions, behavior, and cognitive function in children. This study aims to develop the Probiotic, Aromatherapy, and Qigong Integrated System (PAQIS) as an integrative approach to modulating the gut-brain axis to support the well-being of children with autism. PAQIS is designed as a holistic intervention model that combines probiotic consumption to improve gut microbiota balance, aromatherapy to stimulate relaxation through the olfactory pathway, and qigong exercises to improve respiratory regulation and autonomic nervous system function. The program implementation method includes six stages: preparation, socialization, training, intervention implementation, mentoring and evaluation, and sustainability. The results of the study indicate that PAQIS is feasible to implement and provides positive indications of increased relaxation, focus, and gastrointestinal comfort. Thus, PAQIS has the potential to be a safe, easy-to-implement, and relevant complementary intervention model to support non-pharmacological treatment in children with autism. Keywords: aromatherapy; autism; probiotics; qigong integrated system.