Dari perspektif transdisipliner dalam psikologi pendidikan, makalah ini mengeksplorasi bagaimana mengintegrasikan teknik sosial budaya, reflektif, dan partisipatif dalam konstruksi model pembelajaran kreatif. Penelitian ini menggunakan prosedur PRISMA bersamaan dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Untuk analisis tematik, 47 makalah yang diterbitkan antara 2014 dan 2025 dipilih dari database nasional dan internasional yang andal. Temuan ini menunjukkan bahwa ketiga metode ini menyediakan kerangka kerja yang mencakup semua: metode sosial budaya menawarkan kerangka kerja untuk pengembangan pengetahuan, metode reflektif memungkinkan penilaian berkelanjutan, dan metode partisipatif menempatkan siswa dalam peran agen aktif. Kombinasi ketiga metode ini memiliki konsekuensi penting untuk menciptakan model pembelajaran yang selaras dengan implementasi Kurikulum Merdeka Indonesia dan responsif terhadap tuntutan abad kedua puluh satu. Menurut temuan penelitian, mengintegrasikan inovasi digital dan pengetahuan lokal ke dalam kerangka kerja ini dapat meningkatkan literasi dan keterlibatan budaya siswa.
Copyrights © 2025