Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi putaran mesin yang optimal dalam proses pemipilan jagung dengan menguji tiga variasi putaran mesin (720 RPM, 1000 RPM, dan 1200 RPM) untuk menilai pengaruhnya terhadap kualitas biji jagung, produktivitas, dan mutu pemipilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada putaran 1000 RPM, mesin menghasilkan 97% biji jagung utuh, dengan kecepatan produksi 516 kg/jam, serta 99% biji terlepas dari tongkol, dengan kerusakan ringan pada tongkol. Sementara pada putaran 1200 RPM, meskipun produktivitas meningkat menjadi 540 kg/jam, kualitas biji jagung menurun menjadi 94% biji utuh, dan kerusakan pada tongkol lebih banyak. Di sisi lain, putaran 720 RPM memberikan kualitas terbaik dengan 98% biji jagung utuh, tetapi produktivitasnya lebih rendah (474 kg/jam). Kerusakan tongkol pada putaran tinggi diakibatkan oleh gaya pemipilan yang lebih besar, yang meskipun mempercepat pemisahan biji jagung, menyebabkan tongkol lebih cepat patah dan mempercepat pembuangan ampas. Hasil penelitian menunjukkan putaran 1000 RPM adalah kondisi optimal yang memberikan keseimbangan terbaik antara produktivitas dan mutu pemipilan. Putaran mesin yang optimal, kadar air bahan baku yang ideal, dan sistem perawatan mesin yang baik secara sinergis meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta kualitas produk, yang pada gilirannya mendukung ketahanan pangan dan memperkuat daya saing industri jagung
Copyrights © 2026