Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

RANCANG BANGUN MESIN PEMBUAT MIE Setiawan, Dani; Parekke, Simon
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9 No 2 (2021): JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jitm.v9i2.2823

Abstract

Proses pembuatan mie dengan cara tradisional memerlukan keterampilan khusus, tenaga yang lebih besar dan memiliki kapasitas produksi yang lebih rendah dibandingkan dengan menggunakan mesin khusus. Sejumlah mesin pembuat mie telah dibuat, namun beberapa dari mesin tersebut hanya membantu dalam proses pemotongan mie. Beberapa mesin telah dilengkapi alat pemipih adonan, selain alat pemotong mie, yang menghasilkan mie dengan penampang 2 mm × 2 mm, namun belum dilengkapi dengan kemampuan untuk mengatur ketebalan adonan mie. Dalam penelitian ini dilakukan peninjauan terhadap mesin yang digunakan oleh dua UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) lokal di kabupaten Luwu Timur. Penelitian ini menghasilkan alat pemipih dan pemotong mie dalam sebuah konstruksi mesin tunggal yang telah dilengkapi dengan kemampuan mengatur ketebalan adonan mie, dan menghasilkan mie dengan penampang 3 mm × 3 mm. Dalam penelitian ini juga ditemukan permasalahan utama dalam pengoperasian mesin seperti ini. Dari hasil uji coba diperoleh temuan bahwa adonan yang tidak kalis menyebabkan melengketnya adonan pada poros pemipih dan pemotong, penaburan terigu pada proses pemipihan dan pemotongan dapat mengurangi tingkat kelengketan adonan, dan adonan yang lebih tebal memiliki tingkat kelengketan yang lebih rendah.
Kajian Optimasi Material Pengganti Berbahan Baja Karbon AISI 1018 Pada Perbaikan Planetary Gear Mesin Mixer UMKM An-Nur Aswar, Aswar; Naim, Muhammad; Harjuma, Harjuma; Parekke, Simon
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i1.4083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah kerusakan yang terjadi pada komponen roda gigi mesin pengaduk (mixer) milik UMKM An-Nur di Kecamatan Towuti melalui pendekatan teknologi. Hasil investigasi awal menunjukkan bahwa material asli dari besi tuang memiliki keterbatasan kekuatan dan distribusi kekerasan yang tidak merata, menginisiasi kerusakan dini dan retakan pada profil gigi. Untuk mengatasi masalah tersebut, baja karbon rendah (AISI 1018) dipilih sebagai material pengganti karena aspek teknis, ketersediaan, efisiensi biaya, dan kemudahan dalam proses permesinan. Roda gigi berbahan baja karbon dimanufaktur meliputi proses pemotongan, pembubutan, pembentukan profil gigi, dan perlakuan panas, diikuti dengan pemasangan roda gigi ke dalam gearbox. Hasil pengujian kekerasan menujukkan peningkatan kekerasan sebsedar 37,9 HRC pada roda gigi pengganti berbahan baja karbon (AISI 1018) yang dikeraskan diperoleh kekuatan meningkat signifikan dari roda gigi mula dengan kekerasan 19,3 HRC yang berbahan besi tuang. Hasil rakitan diuji fungsi menunjukkan kinerja yang yang baik pada variasi putaran. Penelitian ini memberikan solusi untuk meningkatkan performa mixer dan memperpanjang umur pakai komponen planetary gear pada mesin, menawarkan model perbaikan bagi industri kecil lainnya dengan tantangan yang serupa.
Rancang Bangun Mesin Pengerolan Pipa 1,5 Inci Menggunakan Motor Listrik Sebagai Penggerak dan Dongkrak 2 Ton Sebagai Penekan Pipa Sirama, Sirama; Parekke, Simon
Infotekmesin Vol 12 No 2 (2021): Infotekmesin: Juli 2021
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v12i2.730

Abstract

The 1.5 inch pipe rolling machine utilizes an electric motor to drive the pipe holder and a 2ton jack as a pipe press. Although the roller machine is widely used in conventional workshops by using human power, it causes the pipe rolling time to be long and the machine user gets tired quickly. This is due to lack of resources to think about developing and improving the performance of these machines. Therefore, the focus of this research is the design of a 1.5 inch pipe rolling machine using an electric motor as a drive and a 2 ton jack as a pipe press. This research aims to produce a design and machine for 1.5 inch pipe rolling and to help accelerate the pipe rolling process and reduce worker fatigue. This pipe rolling machine consists of several components, namely, the engine frame, electric motor, gearbox reducer, chain-sprocket, shaft, pipe drive wheel, hydraulic pump and so on. The working process of this machine begins by preparing a 1.5 inch x 3 meter pipe then the pipe is positioned above the drive wheel, lowers the upper pressure wheel to the desired depth with a 2ton jack power, turn on the electric motor and press the button to roll the pipe back and forth and so on. up to pipe roll size as needed. The stages in making this machine are design, detailed drawing, manufacturing process, quality control, assembly and testing, data retrieval and data analysis. The research resulted in drawings of the design and manufacture of the machine, the calculation of the rotational speed of the machine for optimal rolling obtained 20.46 rpm and an average pipe rolling time of 6.80 minutes for one workpiece. This machine can still be optimized by adding a workpiece movement limiter when rolling.
Pengujian Eksperimental Keausan Bahan Alumunium, Tembaga dan Baja Karbon Menggunakan Uji Keausan Skala Laboratorium Type Pin On Disc Aswar, Aswar; Parekke, Simon; Harjuma, Harjuma; Surono, Bambang; Handono, Sulis Dri
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4677

Abstract

Keausan menentukan kinerja dan umur pakai komponen mekanik. Studi ini mengevaluasi ketahanan aus aluminium, tembaga, mild steel, alloy steel, dan stainless steel menggunakan tribometer Pin-on-Disc skala laboratorium pada gesekan kering. Spesimen silinder (Ø10mm×30 mm) diuji pada kecepatan 290 rpm, lintasan 150 m, dengan dua variasi beban yaitu 3,5 N dan 4,0 N. Laju keausan spesifik dihitung dari perubahan massa dan beban, disertai observasi makroskopik pola keausan. Hasil menunjukkan perbedaan nyata antar material: stainless steel terbaik dengan laju keausan terendah 1,1×10⁻5 cm³/N·m dan pola abrasi ringan. Mild steel dan alloy steel menunjukkan stabilitas terhadap peningkatan beban dengan respon keausan rendah, masing-masing 3,9% dan 5,0%. Aluminium memiliki laju keausan tertinggi dan respons hingga 19,9%, dengan indikasi delaminasi serta akumulasi serpih aus. Korelasi antara data kuantitatif dan morfologi permukaan menegaskan bahwa kombinasi kekerasan tinggi, keuletan memadai, dan stabilitas lapisan oksida merupakan penentu utama ketahanan aus.
Analisa Pengaruh Metode Pengurangan Kadar Air terhadap Kualitas Pemipilan Jagung menggunakan Mesin Pemipil Type Spiral Rotary Aswar, Aswar; Parekke, Simon; Ristiawan, Ichsan; Arifin, Zulkarnain; Fathirahman, Muhammad; Shopie, Dwilma; Surono, Bambang; Syarief, Akhmad
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengurangan kadar air terhadap kualitas pemipilan jagung menggunakan mesin pemipil tipe spiral rotary. Jagung hibrida Bima 9 diuji dengan empat perlakuan pengeringan yang berbeda, yaitu tanpa pengeringan (S0), dijemur selama 8 jam (S1), dioven selama 1 jam pada suhu 90°C (S2), dan dioven selama 2 jam pada suhu 90°C (S3). Sampel jagung dipipil menggunakan mesin pemipil tipe spiral rotary, dan hasil pemipilan dianalisis berdasarkan efisiensi mesin, kualitas pemipilan, dan kerusakan biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengurangan kadar air meningkatkan efisiensi mesin dan kualitas pemipilan, dengan kadar air 18.3% (S3) menghasilkan rata-rata efisiensi mesin tertinggi sebesar 85% dan pemipilan yang bersih, meskipun dengan sedikit kerusakan pada biji. Kadar air yang lebih tinggi, seperti pada S1 (24.4%), menghasilkan efisiensi mesin yang rendah dan banyak biji yang tertinggal pada tongkol. Penelitian ini menyarankan bahwa kadar air optimal untuk pemipilan jagung menggunakan mesin pemipil spiral rotary adalah sekitar 18–22%. Temuan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan efisiensi pemipilan jagung di industri pengolahan pakan ternak.