Latar Belakang: General anestesi merupakan salah satu jenis pembiusan yang menimbulkan hilangnya kesadaran, hilangnya persepsi nyeri, hilangnya memori dan relaksasi. Salah satu perhatian utama bagi pasien yang menjalani operasi dengan general anestesi adalah waktu pemulihan kesadaran. Di antara faktor yang dapat mempengaruhi waktu pulih sadar adalah usia dan status fisik ASA (American Society of Anesthesiologists) pasien. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara usia dan status fisik ASA dengan waktu pulih sadar pada pasien post operasi dengan general anestesi. Metode: Desain penelitian ini adalah analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 96 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Penelitian ini dilakukan di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin pada bulan Mei-Juni 2025. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara usia dengan waktu pulih sadar dengan p value 0,768 (p>0,05), dan tidak ada hubungan antara status fisik ASA dengan waktu pulih sadar dengan p value 0,278 (p>0,05). Kesimpulan: Diharapkan hasil penelitian ini dapat mendorong penata anestesi untuk meningkatkan kualitas manajemen anestesi sehingga dapat meminimalkan terjadinya resiko komplikasi pasca pembedahan.
Copyrights © 2025