Penelitian ini bertujuan menganalisis keterampilan proses sains siswa SMA melalui proyek sains kimia lingkungan pada praktikum pengukuran pH air laut dan tanah mangrove. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek siswa SMA Negeri 5 Tanjungpinang yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran berbasis proyek. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan rubrik penilaian yang mengukur indikator keterampilan proses sains meliputi mengamati, mengklasifikasi, mengukur, menafsirkan data, menyimpulkan, dan mengomunikasikan hasil. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk memperoleh gambaran tingkat pencapaian setiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan prosedural siswa terutama observasi, pengukuran, dan klasifikasi berada pada kategori cukup hingga baik, sementara keterampilan analitis seperti penafsiran data dan penarikan kesimpulan masih relatif lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek efektif dalam memfasilitasi keterampilan ilmiah dasar, tetapi masih memerlukan penguatan tahap refleksi konseptual untuk mengoptimalkan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan praktik pembelajaran kimia yang kontekstual berbasis isu lingkungan pesisir serta memberikan implikasi bagi guru untuk memanfaatkan ekosistem mangrove sebagai sumber belajar autentik.
Copyrights © 2026