Pendahuluan: Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama pada anak usia sekolah, khususnya di negara berkembang. Perilaku cuci tangan pakai sabun merupakan langkah sederhana namun efektif dalam mencegah terjadinya diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare akut pada siswa kelas V di SD Negeri 1 Palapa Bandar Lampung tahun 2025. Metode: Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V sebanyak 108 orang, dengan sampel berjumlah 86 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dan analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare (p-value = 0,018 < 0,05). Kesimpulan: Temuan ini menegaskan bahwa semakin baik kebiasaan cuci tangan siswa, semakin rendah risiko terjadinya diare. Penelitian ini merekomendasikan agar pihak sekolah menyediakan sarana cuci tangan yang memadai dan mengintegrasikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat dalam kegiatan belajar sehari-hari.
Copyrights © 2026