Hospitalisasi pada anak dapat menimbulkan stres yang berdampak pada gangguan pola tidur, seperti insomnia dan gangguan ritme sirkadian. Gangguan ini memperlambat proses penyembuhan dan menurunkan kualitas hidup anak selama perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi sleep hygiene dan back rub terhadap gangguan pola tidur pada anak yang menjalani hospitalisasi di ruang anak Kenanga RSUD Pesawaran. Metode yang digunakan adalah studi pendahuluan dengan pendekatan deskriptif pada dua anak yang menjalani hospitalisasi, masing-masing diberikan satu intervensi (sleep hygiene dan back rub). Hasil menunjukkan bahwa kedua anak mengalami peningkatan kualitas tidur dan penurunan kecemasan setelah diberikan intervensi. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa sleep hygiene dan back rub dapat memperbaiki kualitas tidur melalui perbaikan rutinitas tidur, relaksasi otot, dan penurunan stres. Kesimpulannya, terapi sleep hygiene dan back rub efektif dalam menangani gangguan pola tidur pada anak selama hospitalisasi. Saran untuk pihak rumah sakit adalah meningkatkan edukasi kepada keluarga tentang manfaat intervensi non-farmakologis ini. Perawat diharapkan mengintegrasikan terapi ini dalam asuhan keperawatan untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas tidur anak selama dirawat.
Copyrights © 2026