Di Indonesia, beban diabetes melitus terus mengalami peningkatan, khususnya di tingkat komunitas, di mana rendahnya tingkat pengetahuan, perilaku gaya hidup yang tidak sehat, serta pengelolaan penyakit yang belum optimal berkontribusi terhadap buruknya kontrol glikemik. Kegiatan diagnosis komunitas dan intervensi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor mendasar yang berkontribusi terhadap meningkatnya jumlah kasus diabetes melitus di Desa Kampung Melayu Timur RT 03/RW 11, wilayah kerja Puskesmas Teluknaga, serta mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan berbasis komunitas dalam meningkatkan pengetahuan terkait pencegahan dan pengelolaan diabetes melitus. Kegiatan dilaksanakan pada periode 14 Juli hingga 15 Agustus 2025 dengan menggunakan pendekatan diagnosis komunitas berdasarkan Paradigma Blum. Penentuan prioritas masalah dilakukan menggunakan metode USG dan teknik Delphi, sedangkan analisis akar masalah dilakukan dengan menggunakan diagram fishbone dan metode 5 Whys. Intervensi yang diberikan meliputi penyuluhan kesehatan mengenai diabetes melitus, konseling pola makan sehat dan aktivitas fisik, serta edukasi mengenai modifikasi gaya hidup untuk mendukung pengendalian kadar glukosa darah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat yang bermakna setelah intervensi, yang mengindikasikan bahwa program pendidikan kesehatan yang terstruktur dapat berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan mendorong perilaku hidup sehat guna mendukung pencegahan dan pengendalian diabetes melitus di tingkat komunitas.
Copyrights © 2026