Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Laporan Kegiatan Kunjungan Kasus Hipertensi Grade II Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Yang Tidak Terkontrol Pada Ny. R Dengan Pendekatan Kedokteran Keluarga Di Wilayah Kerja Puskesmas Gembong Lie, Jason Gunawan; Salsabila, Talitha Zahwa Atha; Simatupang, Lestari; Zulkarnain, Mitha Rizkya; Surjadi, Tom
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik 140 mmHg atau lebih, atau tekanan darah diastolik 90 mmHg atau lebih. WHO memperkirakan terdapat 1,28 miliar penderita hipertensi secara global pada tahun 2019 dan prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1% pada tahun 2018. Hipertensi selalu menempati urutan pertama di Puskesmas Gembong. Tekanan darah yang tinggi menyebabkan distribusi glukosa pada sel berjalan tidak optimal sehingga terjadi akumulasi glukosa dalam darah dan terjadi diabetes melitus. Ny. R berusia 64 tahun mengalami keluhan sakit kepala sejak 3 minggu sebelum berobat ke puskesmas, serta kesemutan dan baal pada tangan dan kaki sejak 2 minggu sebelum berobat ke puskesmas. Ny. R memiliki riwayat hipertensi dengan diabetes melitus yang tidak terkontrol sejak tahun 2020. Melalui pendekatan kedokteran keluarga untuk mendapatkan diagnosis holistik menggunakan Mandala of Health, diberikan penatalaksanaan komprehensif untuk menurunkan tekanan darah dan kadar glukosa darah Ny. R. Setelah intervensi, tekanan darah Ny. R menurun dari 165/90 menjadi 129/77 mmHg dan kadar glukosa darah sewaktu menurun dari 305 menjadi 142 mg/dL. Ny. R dan keluarga telah memahami pentingnya mengonsumsi obat secara teratur, mengubah pola makan, melakukan aktivitas fisik dan kontrol secara rutin untuk mengontrol tekanan darah dan kadar glukosa darah. Diharapkan Ny. R tetap mengikuti saran yang diberikan untuk mencegah perburukan komplikasi di kemudian hari.
Penanggulangan Demam Berdarah Melalui Kontrol Vektor dengan Edukasi dan Identifikasi Wadah dan Jentik Nyamuk Aedes Aegypti di Wilayah Puskesmas Gembong Simatupang, Lestari; Surjadi, Tom
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.23423

Abstract

Demam berdarah merupakan penyakit menular yang disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan secara global. Penelitian ini berupaya menerapkan strategi berorientasi masyarakat di wilayah Puskesmas Gembong untuk mengidentifikasi wadah jentik dan mencegah demam berdarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi pendidikan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat setempat tentang demam berdarah, memungkinkan mereka mengenali faktor-faktor risiko dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat. Dengan menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan survei, penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data dengan penilaian pengetahuan Masyarakat mengenai identifikasi wadah jentik nyamuk. Analisis statistik menggunakan metode univariat dan uji McNemar untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan pasca edukasi. Intervensi ini menunjukkan efektivitasnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan demam berdarah. Sebagian besar penduduk pada awalnya tidak mengetahui tatacara identifikasi jentik dan wadah yang seringkali menjadi lokasi jentik. Namun setelah mendapat edukasi, terjadi peningkatan yang signifikan (p=0,001). Pemahaman ini bertujuan supaya masyarakat dapat mengidentifikasi faktor risiko demam berdarah dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat. Temuan penelitian ini menyoroti peran penting pendidikan yang berfokus pada masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan tentang identifikasi dan pencegahan demam berdarah. Dengan membekali individu dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan, mendorong masyarakat untuk mengenali faktor risiko demam berdarah dan mengambil langkah proaktif untuk mengurangi dampaknya.
Penatalaksanaan Herpes Zoster dan Hipertensi Pada Pasien Laki-Laki Usia 64 Tahun Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Hakim, Aneza Dinanti; Surjadi, Tom
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.25298

Abstract

Herpes zoster (HZ) adalah reaktivasi virus varicella-zoster yang menetap laten di dalam ganglia (dorsal root ganglion) setelah serangan varisela. Komplikasi dari HZ yang sangat mempengaruhi kualitas hidup dan Kesehatan secara keseluruhan adalah post-herpetic neuralgia (PHN). Hal ini lebih sering terjadi pada lansia dan bila terapi terlambat diberikan. Telah ditemukan bahwa hipertensi dikaitkan dengan peningkatan risiko HZ. Secara bersamaan, HZ juga meningkatkan risiko terjadinya kejadian kardiovaskular. Laporan kasus ini bertujuan untuk menerapkan pendekatan dokter keluarga yang holistik dan komprehensif, dan melakukan penatalaksanaan berbasis Evidence Based Medicine dengan pendekatan Family Approach pada seorang pasien bernama Tn. M berusia 64 tahun dengan herpes zoster dan hipertensi tidak terkontrol. Prinsip yang digunakan dalam pendekatan kedokteran keluarga adalah Mandala of Health. Pada pasien dilakukan intervensi medikamentosa bertujuan untuk mengurangi keluhan dan intervensi non medikamentosa berupa edukasi kepada pasien dan keluarga mengenai faktor risiko penyakit, pencegahan, pola makan pasien. Penegakan diagnosis dan penatalaksanaan pada pasien ini telah dilakukan secara holistik, patient centered, family approach dan berdasarkan beberapa teori maupun penelitian terkini. Penatalaksanaan yang dilakukan secara holistik telah memberikan hasil pada Tn. M berupa penyembuhan lesi herpes zoster dan juga penurunan tekanan darah menjadi dibawah < 140/90.
Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat Mengenai Demam Berdarah Dengue di Wilayah Puskesmas Gembong Zulkarnain, Mitha Rizkya; Surjadi, Tom
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.25301

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan yang tersebar luas, terutama di daerah tropis dan subtropis seperti daerah Gembong. Studi ini menyelidiki pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat mengenai pencegahan DBD, menyoroti perlunya peningkatan kesadaran dan tindakan proaktif. Desain penelitian adalah penelitian deskriptif dan dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2023 di Kampung Hauan, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Tangerang, Banten. Penelitian ini melibatkan 25 responden lokal berusia 18-64 tahun yang dipilih melalui non-random purposive sampling. Variabel difokuskan pada pengetahuan dan perilaku mengenai DBD. Penelitian ini mengungkapkan kesenjangan pengetahuan yang signifikan di kalangan responden tentang DBD, karakteristik vektornya, habitat perkembangbiakannya, dan strategi pencegahan seperti program 3M plus. Kelemahan sikap dan perilaku juga diamati, termasuk penolakan terhadap tindakan pencegahan dan kurangnya partisipasi dalam kegiatan pengendalian vektor. Studi ini juga mengidentifikasi tantangan dalam aksesibilitas layanan kesehatan dan pendidikan terkait penyakit. Intervensi pendidikan dan strategi penyebaran informasi yang inovatif, terutama untuk berbagai latar belakang pendidikan, diperlukan untuk mengatasi permasalahan ini. Hasil penelitian ini menekankan perlunya pendekatan komprehensif yang menggabungkan pendidikan kesehatan, peningkatan layanan kesehatan, dan keterlibatan masyarakat dalam pengendalian lingkungan untuk memerangi DBD. Mengatasi kesenjangan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku secara efektif sangat penting dalam mengurangi kejadian DBD dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
PELAKSANAAN DIAGNOSIS KOMUNITAS DALAM MENURUNKAN JUMLAH KASUS DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KELURAHAN GEMBONG, KECAMATAN GEMBONG, KABUPATEN TANGERANG, PROVINSI BANTEN Haifa, Nanda; Surjadi, Tom
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26257

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Prevalensi diabetes mellitus cukup tinggi dengan mayoritas diagnosis adalah diabetes mellitus tipe 2 (DMT2). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di Wilayah Puskesmas Gembong mengenai Diabetes Melitus sehingga dapat menurunkan kasus Diabetes Melitus dalam jangka panjang. Penelitian ini dilakukan dengan studi observasional dengan melakukan diagnosis komunitas yang permasalahannya diidentifikasi dengan menggunakan paradigma Blum. Metode fishbone dilakukan untuk menentukan akar penyebab dalam penelitian ini. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan menggunakan pendekatan sistem. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan mengenai Diabetes Melitus yang dilihat dari rata-rata nilai post-test peserta adalah > 80. Seluruh peserta dapat mempraktikkan senam kaki diabetes yang baik dan benar. Kesimpulan dari hasil penelitian didapatkan kegiatan diagnosis komunitas ini meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Cangkudu mengenai Diabetes Melitus dan pencegahannya serta senam kaki diabetes. Diharapkan kasus Diabetes Melitus di wilayah kerja Puskesmas Gembong akan turun