Penelitian tujuannya mengkaji dampak penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap kemampuan membaca siswa fase II di Sanggar Belajar Kepong, Malaysia. Pendekatan CRT berfokus pada integrasi latar belakang budaya dan pengalaman belajar siswa membentuk proses belajar lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian memanfaatkan metode kuantitatif desain pra-eksperimental tipe One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian melibatkan 11 siswa fase II yakni kelas III dan IV dipilih memanfaatkan teknik sampling total. Alat penelitian meliputi tes pemahaman bacaan teks informatif yang diberi sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilaksanakan memanfaatkan statistik deskriptif dan uji t sampel berpasangan berbantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 25. Analisis melihatkan kenaikan rata-rata skor siswa dari 50,64 saat pretest ke 77,74 saat posttest. Nilai signifikansi uji t 0,000 (< 0,05) melihatkan terdapat beda signifikan hasil pretest dan posttest. Oleh karena itu, simpulannya penerapan pendekatan CRT memiliki efek signifikan menambah kemampuan membaca siswa fase II di Sanggar Belajar Kepong, Malaysia.
Copyrights © 2026