Emotional intelligence is an important aspect of early childhood development that is influenced by the family environment, especially parenting. This study aims to examine the role of parenting patterns on the development of emotional intelligence in early childhood through literature review. The research method used is narrative literature review by reviewing SINTA accredited national journals published in the range of 2018-2025. The literature search was conducted through Google Scholar and Garuda Portal using the keywords parenting, emotional intelligence, and early childhood. The results show that democratic or authoritative parenting has the most positive influence on children's emotional intelligence development, which is reflected in children's ability to recognize and manage emotions, have empathy, self-control, and good social skills. Conversely, permissive and authoritarian parenting tend to have a less than optimal impact on children's emotional development when applied predominantly. In addition, factors such as education, occupation, parents' age and the number of children in the family also influence the parenting style applied. The conclusion of this study confirms that the application of warm, communicative and consistent parenting plays an important role in supporting the development of early childhood emotional intelligence. ABSTRAK Kecerdasan emosional merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, khususnya pola asuh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pola asuh orang tua terhadap perkembangan kecerdasan emosional anak usia dini melalui kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah narrative literature review dengan menelaah jurnal nasional terakreditasi SINTA yang diterbitkan pada rentang tahun 2018–2025. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dan Portal Garuda menggunakan kata kunci pola asuh, kecerdasan emosional, dan anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis atau authoritative memiliki pengaruh paling positif terhadap perkembangan kecerdasan emosional anak, yang tercermin dari kemampuan anak dalam mengenali dan mengelola emosi, memiliki empati, kontrol diri, serta kemampuan bersosialisasi yang baik. Sebaliknya, pola asuh permisif dan otoriter cenderung berdampak kurang optimal terhadap perkembangan emosional anak apabila diterapkan secara dominan. Selain itu, faktor pendidikan, pekerjaan, usia orang tua, serta jumlah anak dalam keluarga turut memengaruhi pola asuh yang diterapkan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan pola asuh yang hangat, komunikatif, dan konsisten berperan penting dalam mendukung perkembangan kecerdasan emosional anak usia dini.
Copyrights © 2026