Hasil pemahaman literasi di salah satu SMP di Kota Malang mengalami penurunan. Solusi atas permasalahan ini salah satunya dengan meningkatkan kemampuan profesional guru agar mampu mengembangkan literasi siswanya. Program profesional development yang menyasar daya kreativitas dan utilitas guru untuk mengakomodasi materi literasi yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswanya. Kemajuan teknologi di era disrupsi juga mendesak ketersediaan literasi yang mudah diakses dan terjangkau bagi murid. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengintegrasikan materi ajar dengan pendekatan teknologi QR Code yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan yang bisa diakses oleh guru dan siswa. QR Code nantinya bisa digunakan secara multilingual, berdasarkan materi yang sudah dibuat oleh guru. Program ini berupa pelatihan dan praktik langsung yang diikuti oleh 11 guru mata pelajaran di salah satu SMP di kota Malang. Setelah mengikuti program professional development, para guru SMP lebih familiar dan mampu membuat bahan bacaan yang lebih interaktif. Mengintegrasikan QR Code di ruang kelas memfasilitasi pembelajaran yang interaktif dengan sentuhan teknologi terkini
Copyrights © 2026