Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pemanfaatan Sampah Anorganik Menjadi Meja Dan Kursi Dari Botol Plastik Bekas Di Dusun Nongkosongo Kabupaten Malang Etik Puspitasari; Titis Agunging Tyas; Intan Fadhilah; Duratun Nasqiati Rosady; Ahsani Maulidina
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i2.2070

Abstract

The problem in Nongkosongo hamlet is residents' lack of awareness and knowledge about utilizing inorganic waste, as evidenced by the number of residents who register with the waste bank, only four from 3 RW. The methods used are coordinating with the village head, preparing tools and materials, providing training, holding competitions, and giving rewards. This activity aims to provide training in using inorganic waste to become added-value products in the form of tables and chairs from used plastic bottles. The second can make products with a teamwork system that is contested, and there is a reward system. The results obtained are training in making tables and chairs from used plastic bottles has been carried out. Second, making tables and chairs in teams with product results has been done, and rewards have been given. The products have been handed over and used in the waste bank as seats for guests.
Penguatan Literasi Bacaan Siswa melalui Integrasi Multilingual Extensive Reading Berbasis QR Code Umi Anis Ro’isatin; Binusa Suryadi, Satrio; Titis Agunging Tyas; Heru Prasetyo; Deasy Sandhya Elya Ikawati; Wirawan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jpk.v5i2.1982

Abstract

Hasil pemahaman literasi di salah satu SMP di Kota Malang mengalami penurunan. Solusi atas permasalahan ini salah satunya dengan meningkatkan kemampuan profesional guru agar mampu mengembangkan literasi siswanya. Program profesional development yang menyasar daya kreativitas dan utilitas guru untuk mengakomodasi materi literasi yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswanya. Kemajuan teknologi di era disrupsi juga mendesak ketersediaan literasi yang mudah diakses dan terjangkau bagi murid. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengintegrasikan materi ajar dengan pendekatan teknologi QR Code yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan yang bisa diakses oleh guru dan siswa. QR Code nantinya bisa digunakan secara multilingual, berdasarkan materi yang sudah dibuat oleh guru. Program ini berupa pelatihan dan praktik langsung yang diikuti oleh 11 guru mata pelajaran di salah satu SMP di kota Malang. Setelah mengikuti program professional development, para guru SMP lebih familiar dan mampu membuat bahan bacaan yang lebih interaktif. Mengintegrasikan QR Code di ruang kelas memfasilitasi pembelajaran yang interaktif dengan sentuhan teknologi terkini