Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi integrasi kurikulum Pendidikan Bahasa Arab dan Dakwah di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya sebagai upaya menyatukan kompetensi kebahasaan dan nilai-nilai dakwah dalam pembelajaran. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen kurikulum, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kurikulum dilakukan melalui empat strategi utama: (1) penetapan landasan filosofis yang menempatkan bahasa Arab sebagai instrumen dakwah; (2) perumusan profil lulusan dan capaian pembelajaran yang menggabungkan kompetensi linguistik dan dakwah; (3) penyusunan struktur kurikulum berjenjang yang saling terkait menggunakan model connected curriculum; dan (4) pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) serta materi ajar oleh dosen bahasa dan keislaman. Strategi ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan bahasa Arab. Mahasiswa serta memperkuat sensitivitas dakwah melalui praktik pembelajaran yang integratif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk mengembangkan kurikulum integrasi dan membantu memperbaiki strategi pengajaran agar lebih efektif dalam membentuk lulusan yang kompeten berbahasa Arab dan memiliki orientasi dakwah sesuai kebutuhan masyarakat.
Copyrights © 2025