LEBAH
Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian

Technological and scientific collaboration in mitigating CBRNE threats in Indonesia

Harefa, Faonaso (Unknown)
Harsono, Cecilia F. (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2026

Abstract

Latar Belakang dan Celah Riset: Ancaman Chemical, Biological, Radiological, Nuclear, and Explosive (CBRNE) bersifat tidak kasatmata, cepat menyebar, dan berdampak sistemik, sementara pemanfaatan teknologi deteksi modern dan integrasi data lintas sektor dalam sistem mitigasi CBRNE masih belum terkonseptualisasi secara utuh dalam kerangka sains pertahanan. Literatur yang ada cenderung membahas teknologi secara parsial tanpa mengaitkannya dengan tata kelola koordinasi dan respons nasional. Tujuan dan Metodologi: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran perangkat deteksi modern dan integrasi data meliputi data sharing, Early Warning System (EWS), dan geospasial pertahanandalam meningkatkan koordinasi interinstansi dan kecepatan respons CBRNE. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis literatur, dokumen internasional, teori pertahanan, serta temuan empiris mutakhir terkait integrasi sensor cerdas dan kecerdasan buatan dalam deteksi CBRNE. Temuan Konseptual dan Kontribusi Teoretis: Hasil analisis menunjukkan bahwa biosensor, detektor radiasi, drone berbasis AI, dan sistem geospasial secara konseptual meningkatkan akurasi identifikasi, jangkauan pemantauan, dan kecepatan pengambilan keputusan ketika diintegrasikan dalam sistem EWS dan data sharing lintas sektor. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dengan menegaskan bahwa efektivitas mitigasi CBRNE tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi oleh integrasi teknologi tersebut ke dalam tata kelola sains pertahanan yang memungkinkan interoperabilitas, koordinasi, dan respons nasional yang cepat dan adaptif

Copyrights © 2026