Jurnal Kreativitas PKM
Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)

Penyuluhan dan Pelatihan Pemanfaatan Madu Kelulut (Heterotrigona Itama) untuk Peningkatan Ekonomi dengan Diversifikasi Produk

Fitriah, Rahmayanti (Unknown)
Marliadi, Reny (Unknown)
Forestryana, Dyera (Unknown)
Rohmah, Miftakhur (Unknown)
Manullang, Julinda Romauli (Unknown)
Arung, Enos Tangke (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2026

Abstract

ABSTRAK Kalimantan Selatan dikenal kaya akan sumber daya alam, salah satunya adalah potensi budidaya lebah tanpa sengat atau yang dikenal dengan Lebah Kelulut (Heterotrigona itama). Potensi ekonomi Madu Kelulut di Kalimantan Selatan sangat signifikan, terbukti dari berbagai inisiatif pengembangan di beberapa wilayah seperti Banjarbaru, Tanah Laut, dan Tabalong, yang bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di Desa Satui dalam pemanfaatan Madu Kelulut (Heterotrigona itama) secara berkelanjutan dan mendorong inovasi serta nilai jual produk Madu Kelulut melalui pelatihan pengolahan produk turunan madu untuk peningkatan ekonomi dan kesehatan masyarakat. Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan teknis pengolahan produk turunan (madu herbal,teh bee pollen dan manisan jahe kencur madu), pendampingan dan evaluasi serta monitoring dan keberlanjutan program. Terdapat peningkatan pengetahuan mitra pada tahap sosialisasi dan penyuluhan pemanfaatan madu dan TOGA sebesar 32%, pada tahap Pelatihan pembuatan produk turunan madu terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 38%, dan pada tahap sosialisasi pengemasan dan labeling produk juga terdapat peningkatan 37%. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas, kemandirian dan peningkatan pendapatan bagi kelompok penghasil madu. Kata Kunci: Madu Kelulut, Potensi Lokal, Ekonomi, Diversifikasi Produk.  ABSTRACT South Kalimantan is known for its rich natural resources, one of which is the potential for stingless bee cultivation, known as Kelulut bees (Heterotrigona itama). The economic potential of Kelulut honey in South Kalimantan is significant, as evidenced by various development initiatives in several areas such as Banjarbaru, Tanah Laut, and Tabalong, which aim to increase community income. This community service activity aims to increase the knowledge and skills of the community in Satui Village in the sustainable use of Kelulut honey (Heterotrigona itama) and to encourage innovation and the selling value of Kelulut honey products through training in the processing of honey derivative products to improve the economy and health of the community. The activities carried out include socialization and counseling, technical training in the processing of derivative products (herbal honey, bee pollen tea, and ginger honey sweets), assistance and evaluation, as well as program monitoring and sustainability. There was a 32% increase in the knowledge of partners at the socialization and counseling stage on the use of honey and TOGA, a 38% increase in knowledge at the training stage on the manufacture of honey derivative products, and a 37% increase at the socialization stage on product packaging and labeling. This community service activity has contributed to increasing the capacity, independence, and income of honey-producing groups.  Keywords: Kelulut Honey, Local Potential, Economy, Product Diversification.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kreativitas

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada ...