Kemampuan berpikir analitis merupakan salah satu bentuk berpikir tingkat tinggi karena termasuk dalam ranah kognitif tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based-Higher Order Thinking Skills (PjB-HOTS) Learning berbasis etnofisika terhadap kemampuan berpikir analitis siswa SMA pada materi Hukum Bernoulli. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental dengan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas 44 siswa, yaitu 22 siswa pada kelas eksperimen dan 22 siswa pada kelas kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi tes esai kemampuan berpikir analitis, angket respon siswa, dan observasi keterlaksanaan pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir analitis antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,80 dengan kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,36 dengan kategori sedang. Hasil uji-t menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan model PjB-HOTS Learning berbasis etnofisika terhadap kemampuan berpikir analitis siswa. Selain itu, respon siswa terhadap penerapan model PjB-HOTS Learning berbasis etnofisika menunjukkan tanggapan yang positif. Dengan demikian, secara keseluruhan penerapan model pembelajaran PjB-HOTS Learning berbasis etnofisika berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir analitis siswa SMA pada materi Hukum Bernoulli.
Copyrights © 2025