Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis proses produksi tempe di Unit Pengolahan Hasil (UPH) Ero Mate’ne, Kabupaten Takalar, serta menghitung biaya pokok produksi dan potensi keuntungan usaha. Kegiatan dilaksanakan pada Februari–Maret 2025 menggunakan metode observasi langsung dan analisis biaya. Hasil analisis menunjukkan total biaya produksi tahunan sebesar Rp.173.952.700 dengan biaya pokok per kemasan Rp. 4.142 dan harga jual Rp. 5.000. Dengan margin hingga 30%, keuntungan bulanan dapat mencapai Rp. 4.000.000. Temuan-temuan lain menunjukkan bahwa efisiensi transportasi bahan baku dan distribusi produk berpotensi meningkatkan profitabilitas usaha. Variasi produk akhir berupa olahan lanjut menjadi keripik tempe, memberikan nilai penjualan yang lebih menguntungkan dan merupakan strategi penjualan terkini.
Copyrights © 2025