Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Tingkat Pemanfaatan Fasilitas Pokok dan Fungsional Pangkalan Pendaratan Ikan Torobulu, Kabupaten Konawe Selatan Tahir, Muh; Alimina, Naslina; Yasir Haya, Ld. Muh.
JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation) Vol 4, No 2 (2020): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsipi.v4i2.13488

Abstract

Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Torobulu merupakan salah satu pelabuhan perikanan yang ada di Kabupaten Konawe Selatan yang berfungsi sebagai pelabuhan bongkar muat dan tempat untuk menjual ikan hasil tangkapan. PPI Torobulu diharapkan dapat menjadi salah satu pusat pengembangan perikanan tangkap di Konawe Selatan melalui strategi pengembangan dan pengelolaan sesuai dengan tingkat pemanfaatan dan kondisi serta kebutuhan saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat pemanfaatan fasilitas pokok dan fungsional serta alternatif strategi dalam pengelolaan PPI Torobulu. Tingkat pemanfaatan fasilitas dianalisis dengan membandingkan antara kapasitas yang tersedia dengan pemanfaatan atau kebutuhan berdasarkan kondisi saat ini, sedangkan strategi pengelolaan dikembangkan dengan menggunakan analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT analysis). Data penelitian antara lain terdiri dari data produksi dan kunjungan kapal selama 5 tahun terakhir dan data jenis dan jumlah serta ukuran armada kapal yang ada di PPI Torobulu.Data diperoleh melalui pengamatan dan pengukuran langsung fasiltas di lapangan, serta wawancara dan pengisian kuesioner dari narasumber yang dipilih dengan menggunakan metode sampling kuota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada fasilitas yang tingkat pemanfaatannya telah melebihi kapasitas maksimum (dermaga), di lain pihak masih ada fasilitas yang belum termanfaatkan sepenuhnya (kolam pelabuhan, gedung tempat pelelangan ikan, BBM) dan tidak tersedia sesuai kebutuhan atau rusak (instalasi air bersih, pabrik es).Strategi terpilih untuk pengelolaan PPI Torobulu adalah pengembangan atau pembangunan fasilitas yang belum memadai, memantapkan peraturan atau regulasi tentang PPI, dan mendorong perbaikan sistem pemasaran hasil perikanan yang lebih baik.
DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN DAGING ITIK MELALUI INOVASI TEKNOLOGI MENJADI PANGAN SIAP SAJI DI KELURAHAN LAYANA KOTA PALU Hafsah; Damayanti, A. P.; Tahir, Muh; Sukisman, Sukisman; Basri, Moh.; Nurfadillah, Andi
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 1 (2024): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i1.305

Abstract

Pangan siap saji merupakan istilah makanan yang dapat disiapkan dengan cepat dan tidak perlu menunggu proses pemasakan yang lama. Makanan tersebut secara umum mudah didapatkan dan tersedia di supermarket, restoran dan sejenisnya, atau usaha jasaboga. Permasalahan yang dihadapi adalah bahan pangan tersebut sudah tersimpan lama di prizer yang secara otomatis menggunakan bahan pengawet. Bahan tersebut yang berbahaya bagi tubuh apabila dalam jangka waktu yang lama dikonsumsi oleh anak-anak. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memperkenalkan kepada masyarakat inovasi teknologi tentang diversifikasi produk olahan daging itik menjadi pangan siap saji yang langsung bisa dikonsumsi dengan tidak menggunakan bahan pengawet dan dapat disimpan dalam bentuk beku di frizer. Metode yang digunakan adalah pendidikan dan pelatihan yang dilakukan sebagai usaha untuk meningkatkan skill Sumber Daya Manusia (SDM). Jenis pangan siap saji yang diproduksi adalah nugget dan sempol berbahan dasar daging itik. Tahapan pelaksanaan yaitu memperkenalkan peralatan dan bahan yang digunakan, proses pengolahan daging itik sebagai bahan dasar, pencampuran bahan lain sesuai produk target yang dibuat yaitu nugget dan sempol, yang selanjutnya dilakukan uji kesukaan (organoleptik) dari produk yang dihasilkan, dengan menggunakan panelis dari peserta pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sasaran (peserta pelatihan) dapat mengadopsi inovasi yang telah diberikan dan 100% menyukai produk olahan daging itik dalam bentuk nugget dan sempol. Peserta pelatihan dari tingkat kelurahan dan ibu-ibu PKK sangat antusias dalam mengikuti kegiatan diversifikasi produk olahan daging itik menjadi pangan siap saji (nugget dan sempol) dan berharap kegiatan yang sama dilakukan secara terprogram di Kelurahan Layana. Kesimpulan dari hasil kegiatan pengabdian ini bahwa masyarakat sasaran dapat melakukan pengolahan diversifikasi produk daging itik menjadi pangan siap saji nugget dan sempol dan inovasi teknologi dari perguruan tinggi mendapat respon yang baik dari mitra sasaran.
PHYSICOCHEMICAL ANALYSIS OF ANALOG RICE MADE FROM KEPOK BANANA (MUSA PARADISIACA FORMA TYPICAL) FLOUR WITH ADDED OF SAGO STARCH. Hiola, Nur Pratiwi; Tahir, Muh; Limonu, Marleni
Jambura Journal of Food Technology Vol 5, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v5i02.23193

Abstract

This research aims at finding out the proximate composition, water absorption, and bulk density of analog rice made from kepok banana flour with sago starch addition. This research applies a completely randomized design with a single factor and five treatments, which comprise three repetitions. This research is conducted for two months in the Agricultural product laboratory of Poligon (Politeknik Gorontalo) and at Manado Industrial Research Center. The first stage is the raw material preparation of analog rice, which includes the manufacturing process of kepok banana flour. Techniques of data analysis are the statistical tests of analysis of variance (ANOVA) at the level of α = 5%, and Ms. Excel 2007. Data analysis with significant differences is tested using Duncan's multiple range test (DMRT) method and the SPSS 16.0 application. Findings reveal that analog rice made from kepok banana flour with added of sago starch has a significant effect on water content, dust content, fat content, protein content, carbohydrate content, and water absorption. bulk density that ranges from 4.25-5.47%, 1.92-2.34%, 82.66-79.18%, 1.75-0.89%, 82.36-85.07%, 68-7-76.2%, and 0.5-0.6 g/cm3 respectively.
pengaruh suhu blanching terhadap sifat fisik dan kimia Frozen food sayur terung (solanum melongna L) dan pengamatan penyimpanan Karmila, Karmila; Tahir, Muh; Antuli, Zainudin
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i2.16027

Abstract

Frozen Food is processed frozen instant food that is durable and easy to serve. Frozen food in Indonesia remains limited, while the consumers want practicality in processing food, especially vegetables. The present research aimed to determine the effect of blanching temperature on eggplant quality, namely vitamin C level and sugar content, as well as observe the changes in vitamin C level and sugar content after being stored for seven and 14 days. It applied a completely randomized design (CRD) with one factor, namely blanching temperature with three treatment levels: P1 (50°C), P2 (70°C), P3 (90°C), and each treatment was replicated three times. The results of Analysis of Variance (ANOVA) indicated that the value of vitamin C levels was not significant (p0.05), so it did not continue to Duncan's multiple range test. While the value of sugar content and organoleptic (color, aroma, texture, and taste) denoted a significant effect (p 0.05), so the Duncan's multiple range test signified a significant difference in all treatments. Besides, the descriptive storage observation on day 7 and day 14 was known to have decreased. In detail, the changes from the initial conditions of nutritional content in vitamin C and sugar content before and after being stored at cold temperatures (-20°C) are caused by the long storage time. Furthermore, the highest vitamin C was at the blanching temperature treatment of 2.12 ml/100, and the sugar contem was 10.33°Brix. At the same time, for the organoleptic, it was observable dat treatment 2 (50°C) was the most preferred by the panelists in color, aroma, texture and taste
Kajian Koefisien Kekasaran Manning (n) Pasangan Batu dan Beton Berdasarkan Kuantifikasi Kekasaran Hidrolis (Studi Kasus Daerah Irigasi Wawotobi Kab. Konawe Sultra) Tahir, Muh; Musa, Ratna
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/xxksrx58

Abstract

Jaringan Irigasi Wawotobi adalah irigasi teknik yang mengambil air dari daerah aliran sungai Konaweha. Kondisi jaringan irigasi Wawotobi mulai menurun fungsinya dan kapasitas aliran sehingga air tidak dapat terdistribusi secara merata sampai ke bagian hilir. Persamaan Manning merupakan rumus yang banyak digunakan untuk menghitung kapasitas aliran saluran terbuka dengan mengukur kecepatan aliran dan menghitung koefisien kekasaran Manning. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh kecepatan aliran, menghitung nilai koefisien kekasaran Manning (n) saluran pasangan batu dan beton pada saluran Induk dan sekunder. Variabel yang diamati dan diukur yaitu lebar saluran, lebar puncak/atas saluran, lebar dasar saluran, kedalaman air saluran, bentuk profil melintang saluran, kecepatan aliran, kemiringan saluran, dan deskripsi saluran. Metode yang digunakan adalah metode survei dan penentuan titik pengukuran dan pengamatan dengan purposive sampling yang dianalisis dengan persamaan Manning. Nilai koefisien kekasaran saluran Induk dan Sekunder Wawotobi pada bagian penampang saluran pasangan batu adalah 0,021 dan penampang saluran pasangan beton adalah 0,019.
Peran Pemerintah Dalam Penertiban Dan Penataan Tempat Hiburan Malam Di Kota Makassar Patabo, Aras Putra Bula; Tahir, Muh; Rahim, Samsir
Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP) Vol 2, No 4 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kimap.v2i4.4601

Abstract

The purpose of this study was to determine how the government's efforts in controlling and structuring night entertainment venues in Makassar City. This  study used  a qualitative descriptive that intended to describe the role of government in controlling and structuring night entertainment venues in the city of Makassar. The number of informants in this study was 11 people, the data source consisted of primary data and secondary data obtained through interviews, while secondary data from documents, records, reports and official archives that could be supported by completeness of data primary. The results showed that the role of the government in controlling and structuring night entertainment venues in the city of Makassar had been running well according to the applicable procedures. Control of government arrangement in this matter had provided assistance to owners of night entertainment venues, including in providing assistance. Keywords: Role of Government, Order and Arrangement of Night Entertainment Venues     
Evaluasi Dampak Program Rumah Susun Lette Kecamatan Mariso Kota Makassar Ramlah, Ramlah; Tahir, Muh; Ma'ruf, Adnan
Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP) Vol 2, No 4 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kimap.v2i4.4591

Abstract

The purpose of this study was to determine the evaluation of the impact of the lette rental apartment program in Mariso District, Makassar City. This study used a qualitative method to describe and explain the evaluation of the impact of the rental apartment program. The number of informants in this study were 8 people. The results of the study showed that the evaluation of the impact of the lette rental apartment program Mariso District of Makassar had a number of very significant effects ranging from economic impacts on equity indicators, political impacts on effectiveness indicators and social impacts on responsiveness indicators. Therefore, the hypothesis in the study was accepted because it was supported by the significance value. Furthermore, the evaluation of the impact of the rental apartment program was also influenced by factors of equity, effectiveness and responsiveness. Keywords: equity, effectiveness, responsiveness
The Influence of The Growth of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) on Labor Absorption in Central Mamuju District, Indonesia Syukron Madfuz, Lalu; Tahir, Muh; Halim , Abdul
Golden Ratio of Social Science and Education Vol. 5 No. 1 (2025): December - May
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grsse.v5i1.1035

Abstract

This quantitative research design aims to determine the growth of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) on labor absorption by taking the research location in Central Mamuju Regency. This research aims to discover more about the growth of MSMEs and their influence on the number of workers who can be absorbed. This research uses a simple linear regression analysis method and a data collection method through documentation. From the t-test results, the calculated t value for the growth variable for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) is 6.598, greater than the t-table value of 2.570 with a significant value of 0.001, which is smaller than 0.05. So the first hypothesis is that the growth of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) significantly affects labor absorption in Central Mamuju Regency. Meanwhile, the results of the correlation coefficient analysis obtained a correlation coefficient (r) of 0.947 which is included in the powerful correlation category so that the second hypothesis is that the growth of micro, small and medium enterprises (MSMEs) has a robust correlation or relationship with labor absorption in Central Mamuju Regency, accepted.
KARAKTERISTIK FISIK KIMIA MIKROBIOLOGI DAN ORGANOLEPTIK IKAN ASIN CAKALANG (Katsuwonus Pelamis) PADA VOLUME LARUTAN ASAM JAWA (Tamarindus indica. L) YANG BERBEDA Nurhandayani, Isma; Limonu, Marleni; Tahir, Muh
Jambura Journal of Food Technology Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v5i01.9808

Abstract

ABSTRAK Kemunduran mutu yang biasanya terjadi pada produk olahan ikan asin disebabkan oleh pertumbuhan bakteri dan cara penanganan yang kurang tepat. Asam jawa merupakan bahan alami yang banyak mengandung senyawa aktif diantaranya flavonoid, saponin, alkaloid tannin dan beberapa asam oraganik yang berperan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik, kimia, mikrobiologi dan organoleptik ikan asin cakalang (Katsuwonus pelamis) pada volume larutan asam jawa (Tamarindus indica L) yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan 3 kali ulangan dan 2 variabel, variabel terikat yaitu penambahan garam 15% x berat ikan dan larutan asam jawa (20% BI, 40% BI, 60% BI) dengan lama penggaraman 24 jam setelah itu dikeringkan pada suhu 60°C. Sedangkan variabel bebas adalah kualitas ikan asin cakalang selama penyimpanan 35 hari. Dari hasil penelitian diperoleh kadar air berkisar antara 22-26%, protein 35,56-38,37%, lemak 2,37-4,11%, TPC 0 hari sebanyak 1,9 x 106-7,6 x 104 koloni/gram dan hari ke 35 sebanyak 5,4 x 104-9,0 x 103 koloni/gram, AKK hari ke 0 sebanyak 1,0 x 102-2,0 x 102 koloni/gram dan hari ke 35 sebanyak 1,5 x 104-1,9 x 103, organoleptik kenampakan 5,40-6,63, aroma 5,80-6,03 dan tekstur 4,40-5,60. Kata kunci: Ikan asin asam jawa.
Physicochemical and Organoleptic Analysis of Tempeh Nuggets with Moringa Leaf Flour Formulation (Moringa oleifera): ANALISIS FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK NUGGET TEMPEDENGAN FORMULASI TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) Nurhikma Uday; Tahir, Muh; Marleni Limonu
ROCE : Jurnal Pertanian Terapan Vol. 1 No. 2 (2024): JPT ROCE 2, 2024
Publisher : PT. ROCE WISDOM ACEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Improving the nutritional quality of tempeh nuggets can be done through food processing with the addition of moringa leaf flour. This study aims to improve the nutrition of tempeh nugget products and determine the organoleptic properties of tempeh nuggets after adding moringa leaf flour. This study used a single-factor complete randomized design (RAL) (Moringa leaf flour formulation for tempeh nuggets) and 5 treatments; control (0 g moringa leaf flour), 1 g moringa leaf flour, 2 g moringa leaf flour, 3 g moringa leaf flour, 4 g moringa leaf flour. Each treatment was repeated 3 times. The results showed that the best treatment for making tempeh nuggets was obtained in the formulation of tempeh 50 g and moringa leaf flour 4 g on nutritional value. The value of protein is 9.37%, fat 12.73%, ash 2.17%, calcium 2.91%, and elasticity test 889.7g/f.