Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan rendahnya kesadaran dan kebiasaan ramah lingkungan siswa di Sekolah Ban Huaysai, Loei, Thailand. Kondisi tersebut terlihat dari minimnya praktik pemilahan sampah, rendahnya kepatuhan menjaga kebersihan, serta belum adanya program lingkungan yang terstruktur. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran ekologis, membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih baik, serta memberdayakan guru dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan ke dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan project-based learning melalui tiga tahapan: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan inti meliputi edukasi lingkungan, pelatihan daur ulang kreatif, penanaman bibit tanaman, serta kampanye kebersihan dan penghematan energi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kesadaran lingkungan dan perubahan perilaku siswa, seperti mulai terbentuknya kebiasaan memilah sampah, menjaga kebersihan kelas, dan partisipasi aktif dalam kegiatan penghijauan. Guru juga semakin terlibat dalam mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan dalam proses pembelajaran. Program ini memberikan dampak nyata bagi sekolah mitra melalui terbentuknya green team, tersedianya modul pembelajaran lingkungan, serta terciptanya sistem monitoring kebersihan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026