Pendahuluan: Peningkatan derajat kesehatan masyarakat memerlukan pendekatan promotif dan preventif melalui perbaikan kesehatan lingkungan serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kelurahan Mamboro Barat, Kota Palu, masih menghadapi permasalahan rendahnya kesadaran pengelolaan sampah, kurangnya penerapan PHBS, serta terbatasnya pemahaman gizi ibu dan balita. Metode: Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui observasi lapangan, pemasangan papan edukasi pengelolaan sampah, kerja bakti lingkungan, sosialisasi cuci tangan pakai sabun, penyuluhan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI), pendampingan kegiatan posyandu, serta pendataan kesehatan kelompok rentan. Hasil: Pelaksanaan program menunjukkan peningkatan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, meningkatnya pemahaman anak tentang praktik cuci tangan pakai sabun, bertambahnya pengetahuan ibu terkait pemberian MP-ASI yang tepat, serta tersedianya data kesehatan masyarakat yang lebih terorganisir. Pembahasan: Penggunaan media edukasi visual dan keterlibatan aktif masyarakat terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku kesehatan dan memperkuat rasa tanggung jawab bersama, sejalan dengan konsep promosi kesehatan berbasis masyarakat. Kesimpulan: Program KKN dengan pendekatan edukatif dan partisipatif memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesehatan lingkungan dan penerapan PHBS secara berkelanjutan, serta berpotensi mendukung penguatan upaya kesehatan masyarakat di Kelurahan Mamboro Barat.
Copyrights © 2026