Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tren Pergeseran Usia Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2: Tinjauan Literatur Epidemiologi: Age-Shifting Trends in the Incidence of Type 2 Diabetes Mellitus: A Review of the Epidemiological Literature Arina Rizki Fauziah; Andyka Kawa; Jenita Frisilia
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10324

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) secara historis lebih banyak ditemukan pada kelompok usia dewasa dan lanjut usia. Namun, dalam beberapa dekade terakhir terjadi pergeseran epidemiologis yang ditandai dengan meningkatnya kejadian DMT2 pada remaja. Fenomena ini menjadi tantangan serius bagi kesehatan masyarakat, terutama di negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau tren pergeseran usia kejadian DMT2 dari perspektif epidemiologi berdasarkan bukti ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan naratif melalui penelusuran artikel pada basis data Google Scholar dan Pubmed yang diterbitkan pada periode 2020–2025. Hasil tinjauan menunjukkan adanya peningkatan prevalensi dan insidensi DMT2 pada kelompok usia anak dan remaja, yang berkaitan erat dengan obesitas, pola makan tidak sehat, rendahnya aktivitas fisik, konsumsi minuman berpemanis, serta faktor genetik dan lingkungan. Pergeseran usia kejadian ini berpotensi meningkatkan risiko komplikasi jangka panjang dan memperberat beban sistem kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan upaya promotif dan preventif sejak usia dini melalui skrining faktor risiko, edukasi gaya hidup sehat, dan intervensi berbasis epidemiologi untuk menekan peningkatan DMT2 pada usia muda.
Peningkatan Kesehatan Lingkungan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat Melalui Program Kuliah Kerja Nyata di Kelurahan Mamboro Barat, Kota Palu: Improving Environmental Health and Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in the Community Through the Community Service Program in West Mamboro Village, Palu City Amanda Pratiwi; Asriana; Ashari; Ervina Damayanti; Jenita Frisilia; Nazilatur Rahmi; Sulasri Asri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10622

Abstract

Pendahuluan: Peningkatan derajat kesehatan masyarakat memerlukan pendekatan promotif dan preventif melalui perbaikan kesehatan lingkungan serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kelurahan Mamboro Barat, Kota Palu, masih menghadapi permasalahan rendahnya kesadaran pengelolaan sampah, kurangnya penerapan PHBS, serta terbatasnya pemahaman gizi ibu dan balita. Metode: Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui observasi lapangan, pemasangan papan edukasi pengelolaan sampah, kerja bakti lingkungan, sosialisasi cuci tangan pakai sabun, penyuluhan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI), pendampingan kegiatan posyandu, serta pendataan kesehatan kelompok rentan. Hasil: Pelaksanaan program menunjukkan peningkatan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, meningkatnya pemahaman anak tentang praktik cuci tangan pakai sabun, bertambahnya pengetahuan ibu terkait pemberian MP-ASI yang tepat, serta tersedianya data kesehatan masyarakat yang lebih terorganisir. Pembahasan: Penggunaan media edukasi visual dan keterlibatan aktif masyarakat terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku kesehatan dan memperkuat rasa tanggung jawab bersama, sejalan dengan konsep promosi kesehatan berbasis masyarakat. Kesimpulan: Program KKN dengan pendekatan edukatif dan partisipatif memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesehatan lingkungan dan penerapan PHBS secara berkelanjutan, serta berpotensi mendukung penguatan upaya kesehatan masyarakat di Kelurahan Mamboro Barat.