Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MELATIH KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI KOMPETENSI LOMBA MEWARNAI DI RA ULIL AMRI DESA PARITBARU Sakur, Sakur; Afifah Ma’ruf; Nur Indah; Sonia Moriska; Amanda Pratiwi; Hika Arpi Arpani
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 1 No. 3 (2022): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1077.602 KB) | DOI: 10.55606/jpmi.v1i3.436

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh minimnya kreativitas anak dalam segala hal. Kegiatan ini dilaksanakan di TK yang terletak di Desa Paritbaru, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Kegiatan dilakukan dengan mendemonstrasikan cara mewarnai dan memfasilitasi anak-anak untuk belajar mewarnai. Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan anak TK dapat meningkatkan pola pikir dan rasa percaya diri pada anak usia dini. Dan untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi pada anak usia dini. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di TK. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan anak untuk mengembangkan kreativitas, melatih motorik halus anak.
PELATIHAN UMKM PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING DI DESA BESADI KEC KUALA KAB LANGKAT Rifanny Balqis; M Laksamana Ghafur; Syahrul Ramadhan Dlt; Ucok Kurnia Meilala; Putri Silaen; Sapna Tanjung; Dinda Monica Sari; Amanda Pratiwi; Febrya Ardiansyah; Dheaameliananda Lubis
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 3 No. 9 (2025): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v3i9.6439

Abstract

The MSME dish soap production training in Besadi Village, Kuala District, Langkat Regency, was conducted as part of a community empowerment effort to improve skills, independence, and the local economy. This activity was motivated by the community's need to utilize local potential while simultaneously opening up new business opportunities based on household skills. Dish soap production was chosen due to its high economic value, stable market demand, and readily available and affordable raw materials. Through this training, participants were provided with a theoretical understanding of the ingredients, measurements, and simple chemical processes involved, as well as hands-on practice to produce a high-quality, environmentally friendly, and market-competitive product. This training not only improved technical skills but also fostered an entrepreneurial spirit, including business planning, packaging, marketing strategies, and simple financial management. The results of the training demonstrated high enthusiasm from the community, particularly housewives and youth, who recognized new business opportunities based on dish soap production. Therefore, this training has the potential to be the first step in promoting economic independence in the Besadi Village community and strengthening the MSME sector in rural areas.
Implementasi Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV SD Natasya Julia Andini; Zakya Ziausyifa; Amanda Pratiwi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5855

Abstract

Secara umum kebanyakan guru di sekolah dasar Ketika dalam proses belajar mengajar seringkali pembelajaran Bahasa Indonesia menggunakan metode ceramah untuk menjelaskan isi materi, sehingga metode tersebut menyebabkan rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa serta siswa Sebagian besar hanya memperhatikan materi yang dijelaskan oleh guru sehingga kurang interaktif dalam proses pembelajaran khusunya pada pelajaran Bahasa Indonesia pada upaya mengingkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, siswa harus memiliki kemampuan membaca, supaya Ketika rangkaian belajar dilakukan siswa dapat menerima bahan ajar dengan baik, Ketika siswa tida memiliki kemampuan membaca maka siswa tersebut tidak akan mudah untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Riset yang akan dilakukan oleh peneliti ini dilaksanakan di SDN 1 Krida utama Padalaran yang  bertujuan untuk memperbaiki keterampilan membaca dan memahami para siswa dengan menerapkan Model pembelajaran Discovery Learning di kalangan siswa kelas IV. Pada siswa kelas IV dengan jumlah siswa yakni sebanyak 39, respon subjek penelitian mengenai kenaikan keterampilan membaca dengan pemhaman peserta didik., dan respon subjek penelitian terhadap kesulitan guru. Metode peelitian ini menggunakan metode Mix Method. Penyelidikan ini dilatar belakangi oleh Masyarakat yang tidak mendahulukan atau tidak memprioritaskan terhadap minat baca yang dapat menyebabkan hasil belajar menurun. Pada setiap siklus penelitian ini terdapat susunan pelaksanaan yang tersususn secara rapih dan juga terstruktur yang didalamnya mencakup perenacanaan dan upaya, penerapan dan observasi serta refleksi. Buah dari riset ini menunjukan bahwa dengan penggunaan Model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahman siswa kelas IV khususnya dalam pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV.
Peningkatan Kesehatan Lingkungan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat Melalui Program Kuliah Kerja Nyata di Kelurahan Mamboro Barat, Kota Palu: Improving Environmental Health and Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in the Community Through the Community Service Program in West Mamboro Village, Palu City Amanda Pratiwi; Asriana; Ashari; Ervina Damayanti; Jenita Frisilia; Nazilatur Rahmi; Sulasri Asri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10622

Abstract

Pendahuluan: Peningkatan derajat kesehatan masyarakat memerlukan pendekatan promotif dan preventif melalui perbaikan kesehatan lingkungan serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kelurahan Mamboro Barat, Kota Palu, masih menghadapi permasalahan rendahnya kesadaran pengelolaan sampah, kurangnya penerapan PHBS, serta terbatasnya pemahaman gizi ibu dan balita. Metode: Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui observasi lapangan, pemasangan papan edukasi pengelolaan sampah, kerja bakti lingkungan, sosialisasi cuci tangan pakai sabun, penyuluhan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI), pendampingan kegiatan posyandu, serta pendataan kesehatan kelompok rentan. Hasil: Pelaksanaan program menunjukkan peningkatan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, meningkatnya pemahaman anak tentang praktik cuci tangan pakai sabun, bertambahnya pengetahuan ibu terkait pemberian MP-ASI yang tepat, serta tersedianya data kesehatan masyarakat yang lebih terorganisir. Pembahasan: Penggunaan media edukasi visual dan keterlibatan aktif masyarakat terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku kesehatan dan memperkuat rasa tanggung jawab bersama, sejalan dengan konsep promosi kesehatan berbasis masyarakat. Kesimpulan: Program KKN dengan pendekatan edukatif dan partisipatif memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesehatan lingkungan dan penerapan PHBS secara berkelanjutan, serta berpotensi mendukung penguatan upaya kesehatan masyarakat di Kelurahan Mamboro Barat.
Perlindungan Hukum terhadap Diskriminasi bagi Penderita Tuberculosis di Lingkungan Kerja dan Pendidikan : Studi di Kabupaten Tapanuli Selatan Happy Sri Rezeki Purba; Rohim Harahap; Wulan Febrianti Nasution; Nur Ainun Pane; Fuja Lestari; Sinta Rofiah Siregar; Ade Safriany Arabiah Simanjuntak; Wisal Khaber Juhdi Siregar; Amanda Pratiwi; Ramadhani Maulana; Ahmad Sahadi Ritonga; Faisal Umar Nasution; Gilang Asmara; Ainun Mardiyah; Melvariani Syari Batubara; Fajar Padli Batubara
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5013

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia dan sering disertai dengan stigma serta diskriminasi terhadap penderitanya, termasuk di lingkungan kerja dan pendidikan. Diskriminasi tersebut dapat berdampak pada pelanggaran hak asasi manusia serta menghambat proses pengobatan dan pemulihan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk diskriminasi yang dialami penderita TB di lingkungan kerja dan pendidikan serta menelaah bentuk perlindungan hukum yang tersedia di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui studi literatur, analisis regulasi, serta wawancara dengan tenaga kesehatan, tenaga pendidik, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma dan diskriminasi terhadap penderita TB masih terjadi dalam bentuk pengucilan sosial, pembatasan aktivitas kerja atau belajar, serta kekhawatiran berlebihan terhadap penularan penyakit. Secara normatif, perlindungan hukum terhadap penderita TB telah diatur dalam berbagai regulasi seperti Undang-Undang Kesehatan, Undang-Undang Ketenagakerjaan, dan Peraturan Presiden tentang Penanggulangan Tuberkulosis. Namun implementasi perlindungan tersebut masih belum optimal karena rendahnya pemahaman masyarakat serta kurangnya sosialisasi kebijakan. Oleh karena itu diperlukan penguatan regulasi, peningkatan edukasi masyarakat, serta koordinasi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan perusahaan untuk menjamin perlindungan hak penderita TBC dari diskriminasi.