Latar belakang penelitian ini berfokus pada tantangan dalam keterampilan menyimak siswa dan pentingnya pendekatan kreatif dalam pembelajaran. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk menggali pengalaman siswa dan guru, dengan analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video interaktif meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman materi secara signifikan. Meskipun siswa menunjukkan ketertarikan tinggi, variasi kesiapan dan rasa percaya diri sebelum menyimak menghambat kinerja mereka. Siswa mampu menjelaskan dan mengidentifikasi pokok-pokok pikiran, namun mengalami kesulitan dalam menjawab pertanyaan secara komprehensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial dalam pembelajaran dapat memperkuat keterampilan menyimak, tetapi memerlukan dukungan guru untuk mempersiapkan siswa secara mental dan emosional. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi dalam metode pengajaran dan peran aktif media sosial dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih relevan dan menarik bagi siswa.
Copyrights © 2026